Rabu, 16 Desember 2015

Pengenalan Array Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan membahas tentang Pengenalan Array Pada Perl. Pada tutorial sebelumnya, yaitu Pengenalan Tipe Data Pada Perl, Anda telah belajar tentang tipe data Array yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan data array.

Array In Perl


Array adalah kumpulan dari beberapa data yang memiliki tipe data yang sama. Contohny adalah kumpulan mahasiswa teknik informatika di universitas A.

Pada tutorial ini, kita akan membahas lebih detail tentang Array, seperti cara membuat Array, mengakses elemen array, menampilkan array sequensial, menampilkan ukuran dari sebuah array, dan operasi-operasi yang ada di dalam sebuah array.

Membuat Array


Untuk membuat atau mendefiniskan sebuah array, Anda harus menambahkan tanda '@' pada variable atau menggunakan tanda qw// untuk memecah sebuah string menjadi array.

Sebagai contoh:

@array1 = (1, 2, 3);
@array2 = qw/Ini adalah sebuah Array string/;

@array1 adalah sebuah variable array yang digunakan menyimpan beberapa data integer 1, 2, dan 3. Sedangkan @array2 adalah variable  array untuk menyimpan data string.

Selain menggunakan cara diatas, Anda juga dapat membuat atau mendefinisikan sebuah array dengan cara berikut:

$array[0] = 'Senin';
...
$array[6] = 'Sabtu';

Mengakses Elemen Sebuah Array


Seperti Anda telah ketahui sebelumnya, bahwa array dimulai dari index ke -0 (nol). Untuk mengakses elemen di array, Anda dapat menggunakan tanda dolar ($) dan diikuti dengan index yang akan Anda akases,

Contoh Program

#File name : array_access.pl

@namahari = qw/Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu/;

print "$namahari[0]\n";
print "$namahari[1]\n";
print "$namahari[2]\n";
print "$namahari[6]\n";
print "$namahari[-1]\n";
print "$namahari[-7]\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka Akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_access.pl
Senin
Selasa
Rabu
Minggu
Minggu
Senin


Menampilkan Ukuran Sebuah Array


Di bawah ini adalah contoh program untuk menampikan ukuran dan nilai maksimum dari sebuah array.

Contoh Program

#File name : array_size.pl

@array = (1,2,3,4,5,6);

$size = @array;
$index_max = $#array

print "Size: ", $size,"\n";
print "Maximum Index: ",$index_max,"\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_size.pl
Size: 6
Maximum Index: 5


Menampikan Array Sekuensial


Anda dapat membuat dan menampilkan data sekuensial pada array dengan menggunakan tanda titik dua ".." pada saat deklarasi dan inisialisasi array.

Contoh Program

#File name : array_sekuensial.pl

@var_10 = (1..10);
@var_20 = (10..20);
@var_abc = (a..z);

print "@var_10\n"; # menampilkan bilangan dari 1 sampai dengan 10
print "@var_20\n"; # menampilkan bilangan dari 10 sampai dengan 20
print "@var_abc\n"; # menampilkan huruf dari a sampai dengan z

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_sekuensial.pl
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z


Menambah dan Menghapus Elemen Pada Array


Anda juga dapat menambahkan dan menghapus sebuah elemen pada array dengan menggunakan fungsi-fungsi berikut:
  • push digunakan untuk menambahkan sebuah elemen baru pada elemen terakhir di array.
  • pop digunakan untuk menghapus elemen terakhir di array.
  • unshift digunakan untuk menambahkan sebuah elemen baru, dan diletakan pada elemen pertama di array.
  • shift digunakan untuk menghapus elemen pertama pada array.
Contoh Program

#File name : array_add_remove.pl

# Membuat array nama mahasiswa
@mahasiswa = ("Bedu","Cepot","Dimas");
print "1. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Menambahkan elemen terakhir pada array
push(@mahasiswa, "Endang");
print "2. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Menambahkan elemen pertama pada array
unshift(@mahasiswa, "Ahmad");
print "3. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Hapue Elemen terakhir pada array
pop(@mahasiswa);
print "4. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Hapus Elemen pertama pada array
shift(@mahasiswa);
print "5. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_add_remove.pl
1. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas
2. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas Endang
3. @mahasiswa = Ahmad Bedu Cepot Dimas Endang
4. @mahasiswa = Ahmad Bedu Cepot Dimas
5. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas


Me-replace Array


Mengurutkan Array (Sorting)


Menggabungkan Dua Array atau Lebih (Merging)


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Array Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Administrasi Table Di MySQL Bagian 4 - Mengubah Struktrur Table

Pada tutorial MySQL kali ini, kita akan belajar tentang Cara Mengubah Struktur Table Di MySQL. Mengubah struktur table disini artinya, Anda dapat memodifikasi sebuah table dengan cara menambahkan kolom baru, menghapus kolom yang sudah ada, mengubah tipe data, menambahkan deskripsi dari sebuah kolom dan table, menambahkan constraint, menghapus constraint, dan lain sebagainya.

Alter Table Command MySQL


Untuk mengubah struktur sebuah table di MySQL, Anda dapat menggunakan perintah atau statement ALTER TABLE.

Sintak Dasar


Di bawah ini adalah beberapa sintak dasar penggunaan perintah ALTER TABLE:

  • Menambahkan Kolom

    Untuk menambahkan sebuah kolom baru pada sebuah table, Anda menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name ADD column_name data_type;


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya, sedangkan column_name dan data_type adalah nama kolom dan tipe data baru yang akan Anda tambahkan.

  • Menghapus Kolom

    Untuk menghapus sebuah kolom pada sebuah table, Anda menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name DROP column_name;


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya, sedangkan column_name adalah nama kolom yang akan Anda hapus.

  • Mengubah Tipe Data

    Untuk mengubah tipe data pada sebuah kolom di table, Anda menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name MODIFY column_name data_type [NULL|NOT NULL];


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya, sedangkan column_name dan data_type adalah nama kolom dan tipe data baru yang akan Anda update.

  • Menambahkan Primary Key

    Untuk menambahkan sebuah primary key di sebuah table, Anda dapat menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name 
    ADD CONSTRAINT my_pk_constraint PRIMARY KEY (column1, column2...);


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya. my_pk_constraint adalah nama primary key yang akan Anda tambahkan. column1, column2, dan seterusnya adalah kolom yang akan Anda jadikan sebagai primary key.

  • Menambahkan Unique Constraint

    Untuk menambahkan sebuah Unique Constraint di sebuah table, Anda dapat menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name 
    ADD CONSTRAINT my_unique_const UNIQUE(column1, column2...);


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya. my_unique_const adalah nama unique constraint yang akan Anda tambahkan. column1, column2, dan seterusnya adalah kolom yang akan Anda jadikan sebagai unique key.

  • Menambahkan Check Constraint

    Untuk menambahkan sebuah Check Constraint di sebuah table, Anda dapat menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name 
    ADD CONSTRAINT my_check_const CHECK (CONDITION);


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya. my_check_const adalah nama check constraint yang akan Anda tambahkan. Condition adalah aturan yang diterapkan pada kolom tersebut, misalkan data yang masuk hanya boleh huruf 'L' atau 'P' pada kolom jenis kelamin.

  • Menghapus Constraint

    Untuk menghapus sebuah constraint di sebuah table, Anda dapat menggunakan perintah berikut ini:

    ALTER TABLE table_name 
    DROP CONSTRAINT my_constraint;


    table_name adalah nama table yang akan Anda ubah strukturnya, sedangkan my_constraint adalah nama constraint yang akan Anda hapus.

Contoh


Misalkan Anda telah memiliki sebuah table "tbl_employee" dengan struktur table sebagai berikut:

mysql> DESCRIBE tbl_employee;
+---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
| Field | Type | Null | Key | Default | Extra |
+---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
| employee_id | int(5) | NO | | NULL | |
| employee_name | varchar(20) | NO | | NULL | |
| birth_date | date | YES | | NULL | |
| birth_place | varchar(20) | YES | | NULL | |
| salary | decimal(10,2) | YES | | NULL | |
| department | varchar(5) | YES | | NULL | |
+---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
6 rows in set (0.08 sec)

Dari struktur table di atas,
  • Dari struktur table diatas, coba Anda tambahkan sebuah kolom baru dengan nama "phone_no" dengan tipe data varchar(15) dan tampilkan kembali struktur table tersebut.

    Untuk menambahkan sebuah kolom baru sesuai permintaan diatas, Anda dapat menjalankan perintah berikut ini:

    mysql> ALTER TABLE tbl_employee
    -> ADD COLUMN phone_no VARCHAR(15);
    Query OK, 0 rows affected (0.61 sec)
    Records: 0 Duplicates: 0 Warnings: 0

    mysql>


    Untuk Menampilkan hasilnya, Anda dapat menggunakan perintah DESCRIBE pada table "tbl_employee" tsb.

    mysql> DESCRIBE tbl_employee;
    +---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
    | Field | Type | Null | Key | Default | Extra |
    +---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
    | employee_id | int(5) | NO | | NULL | |
    | employee_name | varchar(20) | NO | | NULL | |
    | birth_date | date | YES | | NULL | |
    | birth_place | varchar(20) | YES | | NULL | |
    | salary | decimal(10,2) | YES | | NULL | |
    | department | varchar(5) | YES | | NULL | |
    | phone_no | varchar(15) | YES | | NULL | |
    +---------------+---------------+------+-----+---------+-------+
    7 rows in set (0.00 sec)

  • Hapus kolom phone_no pada table "tbl_employee" tersebut. Untuk menghapus sebuah kolom Anda dapat menjalankan perintah berikut ini:

    mysql> ALTER TABLE tbl_employee
    -> DROP COLUMN phone_no;
    Query OK, 0 rows affected (0.59 sec)
    Records: 0 Duplicates: 0 Warnings: 0



Sekian tutorial singkat tentang Cara Mengubah Struktur Sebuah Table Di MySQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning MySQL Database.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Selasa, 15 Desember 2015

Administrasi Table Di MySQL Bagian 3 - Menghapus Table

Pada tutorial MySQL kali ini. kita akan belajar tentang Cara Menghapus Sebuah Table Di MySQL. Untuk menghapus sebuah table di MySQL. Anda dapat menggunakan perintah atau statement DROP TABLE.

Drop Table In MySQL


Anda harus hati-hati ketika menjalankan perintah DROP TABLE, karena table yang sudah Anda hapus tidak bisa dikembalikan (di restore).

Sintak Dasar


Di bawah ini adalah sintak dasar perintah DROP TABLE di MySQL:

DROP TABLE [IF EXISTS] table_name;

Penjelasan sintak:
  • IF EXISTS adalah parameter opsional, artinya jika table yang akan Anda hapus tidak ada, maka tidak akan menampilkan pesan error.
  • table_name adalah nama sebuah table yang akan Anda hapus.

Contoh


Misalkan Anda memiliki beberapa table di sebuah database "hris_db" sebagai berikut:

mysql> show tables;
+-------------------+
| Tables_in_hris_db |
+-------------------+
| tbl_department |
| tbl_employee |
+-------------------+
2 rows in set (0.00 sec)

Dari perintah "show tables" diatas, terlihat ada dua table yang terdapat pada database "hris_db". Misalkan Anda ingin menghapus sebuah table "tbl_employee" dari database, maka Anda dapat menjalankan perintah berikut ini:

SQL> DROP TABLE tbl_employee;
Query OK, 0 rows affected (0.01 sec)

Jika Anda coba jalankan kembali perintah "show tables", maka akan menampilkan output sebagai berikut:

mysql> show tables;
+-------------------+
| Tables_in_hris_db |
+-------------------+
| tbl_department |
+-------------------+
2 rows in set (0.00 sec)

Sekian tutorial singkat tentang Cara Menghapus Sebuah Table Di MySQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning MySQL Database.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Senin, 14 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Trigonometri Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang macam-macam fungsi trigonometi pada bahasa pemrograman Python.

Trigonometry Function In Python


Fungsi-fungsi trigonometri yang akan kita bahas lebih detail pada tutorial ini meliputi:
  • Fungsi acos(x)
  • Fungsi asin(x)
  • Fungsi atan(x)
  • Fungsi atan2(y,x)
  • Fungsi cos(x)
  • Fungsi hypot(x,y)
  • Fungsi sin(x)
  • Fungsi tan(x)
  • Fungsi degrees(x)
  • Fungsi radians(x)

Fungsi acos(x)


Fungsi acos(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc cosinus dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Progam

#Nama File : number_acos.py
import math

print ("acos(-1) : ", math.acos(-1))
print ("acos(-0.50) : ", math.acos(-0.50))
print ("acos(0) : ", math.acos(0))
print ("acos(0.50) : ", math.acos(0.50))
print ("acos(1) : ", math.acos(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

acos(-1) :  3.141592653589793
acos(-0.50) : 2.0943951023931957
acos(0) : 1.5707963267948966
acos(0.50) : 1.0471975511965979
acos(1) : 0.0

Fungsi asin(x)


Fungsi asin(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc sinus dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_asin.py
import math

print ("asin(-1) : ", math.asin(-1))
print ("asin(-0.50) : ", math.asin(-0.50))
print ("asin(0) : ", math.asin(0))
print ("asin(0.50) : ", math.asin(0.50))
print ("asin(1) : ", math.asin(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

asin(-1) :  -1.5707963267948966
asin(-0.50) : -0.5235987755982989
asin(0) : 0.0
asin(0.50) : 0.5235987755982989
asin(1) : 1.5707963267948966


Fungsi atan(x)


Fungsi atan(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc tangen dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_atan.py
import math

print ("atan(-1) : ", math.atan(-1))
print ("atan(-0.50) : ", math.atan(-0.50))
print ("atan(0) : ", math.atan(0))
print ("atan(0.50) : ", math.atan(0.50))
print ("atan(1) : ", math.atan(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

atan(-1) :  -0.7853981633974483
atan(-0.50) : -0.4636476090008061
atan(0) : 0.0
atan(0.50) : 0.4636476090008061
atan(1) : 0.7853981633974483

Fungsi atan2(y,x)


Fungsi atan2(y,x) akan menghasilkan nilai atan y/x dalam radian.

Contoh Program

#Nama File : number_atan2.py
import math

print ("atan2(-0.50,-0.50) : ", math.atan2(-0.50,-0.50))
print ("atan2(0.50,0.50) : ", math.atan2(0.50,0.50))
print ("atan2(5,5) : ", math.atan2(5,5))
print ("atan2(-10,10) : ", math.atan2(-10,10))
print ("atan2(10,20) : ", math.atan2(10,20))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

atan2(-0.50,-0.50) :  -2.356194490192345
atan2(0.50,0.50) : 0.7853981633974483
atan2(5,5) : 0.7853981633974483
atan2(-10,10) : -0.7853981633974483
atan2(10,20) : 0.4636476090008061

Fungsi cos(x)


Fungsi cos(x) digunakan untuk menampilkan nilai cosinus dari sebuah bilangan x. Dimana hasilnya adalah antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_cos.py
import math

print ("cos(60) : ", math.cos(60))
print ("cos(45) : ", math.cos(45))
print ("cos(0) : ", math.cos(0))
print ("cos(90) : ", math.cos(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

cos(60) :  -0.9524129804151563
cos(45) : 0.5253219888177297
cos(0) : 1.0
cos(90) : -0.4480736161291701

Fungsi hypot(x,y)


Fungsi hypot(x,y) akan menghasil bentuk Ecludean, akar dari x*x + y*y.

Contoh Program

#Nama File : number_hypot.py

import math
print ("hypot(3, 2) : ", math.hypot(3, 2))
print ("hypot(-3, 3) : ", math.hypot(-3, 3))
print ("hypot(0, 2) : ", math.hypot(0, 2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

hypot(3, 2) :  3.605551275463989
hypot(-3, 3) : 4.242640687119285
hypot(0, 2) : 2.0


Fungsi sin(x)


Fungsi sin(x) digunakan untuk menampilkan nilai sinus dari sebuah bilangan x. Hasilnya adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_sin.py
import math

print ("sin(60) : ", math.sin(60))
print ("sin(45) : ", math.sin(45))
print ("sin(0) : ", math.sin(0))
print ("sin(90) : ", math.sin(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

sin(60) :  -0.3048106211022167
sin(45) : 0.8509035245341184
sin(0) : 0.0
sin(90) : 0.8939966636005579

Fungsi tan(x)


Fungsi tan(x) digunakan untuk menampilkan nilai tangen dari sebuah bilangan x. Hasilnya adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_tan.py
import math

print ("tan(60) : ", math.tan(60))
print ("tan(45) : ", math.tan(45))
print ("tan(0) : ", math.tan(0))
print ("tan(90) : ", math.tan(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

tan(60) :  0.320040389379563
tan(45) : 1.6197751905438615
tan(0) : 0.0
tan(90) : -1.995200412208242

Fungsi degrees(x)

Fungsi ini akan mengkonversi dari radian x menjadi degrees.

Contoh Program

##Nama File : number_degrees.py

import math
print ("degrees(3) : ", math.degrees(3))
print ("degrees(-3) : ", math.degrees(-3))
print ("degrees(0) : ", math.degrees(0))
print ("degrees(math.pi) : ", math.degrees(math.pi))
print ("degrees(math.pi/2) : ", math.degrees(math.pi/2))
print ("degrees(math.pi/4) : ", math.degrees(math.pi/4))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

degrees(3) :  171.88733853924697
degrees(-3) : -171.88733853924697
degrees(0) : 0.0
degrees(math.pi) : 180.0
degrees(math.pi/2) : 90.0
degrees(math.pi/4) : 45.0


Fungsi radians(x)


Fungsi ini akan mengkonversi dari degrees menjadi radian.

Contoh Program

##Nama File : number_radian.py

import math
print ("radians(3) : ", math.radians(3))
print ("radians(-3) : ", math.radians(-3))
print ("radians(0) : ", math.radians(0))
print ("radians(math.pi) : ", math.radians(math.pi))
print ("radians(math.pi/2) : ", math.radians(math.pi/2))
print ("radians(math.pi/4) : ", math.radians(math.pi/4))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

radians(3) :  0.05235987755982989
radians(-3) : -0.05235987755982989
radians(0) : 0.0
radians(math.pi) : 0.05483113556160755
radians(math.pi/2) : 0.027415567780803774
radians(math.pi/4) : 0.013707783890401887


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Trigonometi Pada Bahasa Pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 12 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Random Number Pada Python

Pada tutorial Python ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Fungsi Random Number yang biasanya digunakan untuk simulasi aplikasi, testing aplikasi, aplikasi keamanan, maupun aplikasi permainan (games).

Random Number Function In Python


 Fungsi Random Number yang akan kita bahas pada tutorial ini meliputi:
  • Fungsi choice(seq)
  • Fungsi randrange([start,]stop[,step])
  • Fungsi random()
  • Fungsi seed([x])
  • Fungsi shuffle(list)
  • Fungsi uniform(x,y)

Fungsi choice(seq)


Fungsi ini akan mengembalikan sebuah item random dari sebuah list, tuple, maupung string. parameter seq merupakan sebuah list, tuple, maupun string.

Contoh Program

#Nama File: random_choice.py

import random

#menampilkan bilangan random dari sebuah list
print ("choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : ", random.choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]))

#menampilkan huruf random dari sebuah string
print ("choice('Belajar Python Asyik') : ", random.choice('Belajar Python Asyik'))

Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menghasilkan random output sebagai berikut:

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) :  13
choice('Belajar Python Asyik') : y

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : 51
choice('Belajar Python Asyik') : n

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : 51
choice('Belajar Python Asyik') : o


Fungsi randrange([start,]stop[,step])


Fungsi ini akan mengembalikan bilangan random berdasarkan jangkauan atau range(start, stop, step). Dimana start adalah awal dari sebuah range, stop adalah akhir sebuah range, dan step adalah output bilangan random number.

Contoh Program

#Nama File: random_randrange.py

import random

# Menampilkan bilangan random 100 <= number < 1000
print ("randrange(100, 1000, 2) : ", random.randrange(100, 1000, 2))

# Menampilkan bilangan random 100 <= number < 1000
print ("randrange(100, 1000, 3) : ", random.randrange(100, 1000, 3))

Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menampilkan bilangan number seperti berikut:

randrange(100, 1000, 2) :  198
randrange(100, 1000, 3) : 709

randrange(100, 1000, 2) : 712
randrange(100, 1000, 3) : 676

randrange(100, 1000, 2) : 670
randrange(100, 1000, 3) : 781


Fungsi random()


Fungsi ini akan mengembalikan bilangan float random x, dimana 0 < x < 1. Fungsi random() tidak memiliki parameter masukan.

Contoh Program

#Nama File: random_random.py

import random

# Menampilkan bilangan float random
print ("random() : ", random.random())

# Menampilkan bilangan float random
print ("random() : ", random.random())


Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menghasilkan output bilangan float random seperti berikut:

random() :  0.39980701338337044
random() : 0.5818706054300397

random() : 0.2927022397944453
random() : 0.8995384721832257

random() : 0.08346641780526765
random() : 0.3722392132062019

Fungsi seed([x])


Contoh Program

#Nama File: random_seed.py

import random

random.seed( 10 )
print ("Random number with seed 10 : ", random.random())

# It will generate same random number
random.seed( 11 )
print ("Random number with seed 11 : ", random.random())

# It will generate same random number
random.seed( 12 )
print ("Random number with seed 12 : ", random.random())

Jika program diatas Anda jalan, maka akan menampilkan output bilangan random sebagai berikut:

Random number with seed 10 :  0.5714025946899135
Random number with seed 11 : 0.4523795535098186
Random number with seed 12 : 0.4745706786885481


Fungsi shuffle(list)


Contoh Program

#Nama File: random_shuffle.py

import random

list = [100, 76, 19, 25];
random.shuffle(list)
print ("Reshuffled list : ", list)

random.shuffle(list)
print ("Reshuffled list : ", list)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

Reshuffled list :  [25, 19, 100, 76]
Reshuffled list : [76, 100, 19, 25]


Fungsi uniform(x,y)


Fungsi uniform(x,y) digunakan untuk menampilkan bilangan float random dengan batas awal bilangan x, dan batas akhir bilangan y.

Contoh Program

#Nama File: random_uniform.py
import random

#Menampilkan random float number dengan batas awal 5 dan batas akhir 10
print ("Random Float uniform(5, 10) : ", random.uniform(5, 10))

#Menampilkan random float number dengan batas awal 7 dan batas akhir 14
print ("Random Float uniform(7, 14) : ", random.uniform(7, 14))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

Random Float uniform(5, 10) :  8.043216077583105
Random Float uniform(7, 14) : 9.231322052003724


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Random Number Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim





Baca selengkapnya

Pengenalan Data Scalar Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar Pengenalan Data Scalar Pada Bahasa Pemrograman Perl. Scalar atau data tunggal adalah sebuah string, bilangan integer, sebuah paragraf, maupun sebuah bilangan desimal.

Data Scalar In Perl

Numeric Scalar


Dibawah ini adalah contoh implementasi Numeric Scalar pada program:

#Nama File: numeric_scalar.pl

$integer = 200;
$negative = -300;
$floating = 200.340;
$bigfloat = -1.2E-23;

# 377 octal, same as 255 decimal
$octal = 0377;

# FF hex, also 255 decimal
$hexa = 0xff;

print "Bilangan Integer = $integer\n";
print "Bilangan Negative = $negative\n";
print "Bilangan Floating = $floating\n";
print "Bilangan Bigfloat = $bigfloat\n";
print "Bilangan Octal = $octal\n";
print "Bilangan Hexa = $hexa\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\numeric_scalar.pl
integer = 200
negative = -300
floating = 200.34
bigfloat = -1.2e-023
octal = 255
hexa = 255


String Scalar


Di bawah ini adalah contoh implementasi String Scalar pada program:

#Nama File: string_scalar.pl

$var = "Ini adalah sebuah contoh string scalar";
$quote = 'String di dalam single quote - $var';
$double = "String di dalam double quote - $var";

$escape = "Contoh penggunaan escape character -\tHello, World!";

print "var = $var\n";
print "quote = $quote\n";
print "double = $double\n";
print "escape = $escape\n";

Jika progam diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\string_scalar.pl
var = Ini adalah sebuah contoh string scalar
quote = String di dalam single quote - $var
double = String di dalam double quote - Ini adalah sebuah contoh string scalar
escape = Contoh penggunaan escape character - Hello, World!


Operasi Pada Data Scalar


Anda dapat melakukan operasi pada data scalar seperti operasi aritmatika (penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian), operasi penggabungan (concatenation), dan lain sebagainya.

Dibawah ini contoh program implementasi operasi aritmatika dan penggabungan data scalar.

#Nama File: scalar_operation.pl

$str = "Belajar" . "Perl"; # Menggabungkan dua string.
$add = 5 + 10; # operasi penambahan.
$multiply = 4 * 5; # operasi perkalian.
$mix = $str . $add; # menggabungkan string dan number.

print "str = $str\n";
print "add = $add\n";
print "multiply = $multiply \n";
print "mix = $mix\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\scalar_operation.pl
str = BelajarPerl
add = 15
multiply = 20
mix = BelajarPerl15


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Data Scalar Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning.


Baca selengkapnya

Pengenalan Variable Pada Perl

Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Variable Pada Bahasa Pemrograman Perl. Pada tutorial sebelumnya, Anda telah belajar tentang Tipe Data Pada Bahasa Pemrograman Perl.

Variable In Perl


Variable adalah lokasi di memori yang dipersiapkan untuk menyimpan nilai. Artinya, ketika Anda membuat sebuah variable berarti Anda menyuruh memori untuk mengalokasikan ruangan atau space untuk variable tersebut.

Berdasarkan tipe datanya, variable di bahasa pemrograman Perl juga terbagi atas 3 tipe yaitu:
  • Variable Scalar
  • Variable Array
  • Variable Hashes

Deklarasi Variable


Untuk mendeklarasikan sebuah variable, Anda dapat menggunakan tanda '=' untuk memberikan nilai pada variable.

Contoh:

$nama = "Nursalim";     # variable dengan tipe data string
$umur = 25; # variable dengan tipe data integer
$gai = 1726736.50; # variable dengan tipe data float

"Nursalim", 25, dan 1726736.50 adalah nilai yang diberikan pada variable $nama, $umur, dan $gaji.


Variable Scalar


Variable Scalar adalah variable yang digunakan untuk menyimpan data scalar (data tunggal). Variable Scalar ditandai dengan tanda dollar '$'.

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi variable scalar pada program

#Nama File: variable_scalar.pl

$nama = "Nursalim"; # variable dengan tipe data string
$umur = 25; # variable dengan tipe data integer
$gaji = 1726736.50; # variable dengan tipe data float

print "Nama = $nama\n";
print "Umur = $umur\n";
print "Gaji = $gaji\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\scalar_variable.pl
Nama = Nursalim
Umur = 25
Gaji = 1726736.5


Variable Array


Variable Array adalah variable yang digunakan untuk menyimpan data berbentuk array. Array adalah kumpulan data yang memiliki tipe data sama.

Variable Array memiliki ciri-ciri yaitu ditandai dengan tanda '@'.

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi variable array pada progam:

#Nama File: variable_array.pl

@namamahasiswa = ("Nursalim", "Naura Krasiva", "Iskiyati");
@ipk = (3.25, 2.75, 3.91);

#untuk mengambil nilai array menggunakan tanda $
print "\$namamahasiswa[0] = $namamahasiswa[0]\n";
print "\$namamahasiswa[1] = $namamahasiswa[1]\n";
print "\$namamahasiswa[2] = $namamahasiswa[2]\n";

print "\$ipk[0] = $ipk[0]\n";
print "\$ipk[1] = $ipk[1]\n";
print "\$ipk[2] = $ipk[2]";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\array_variable.pl
$namamahasiswa[0] = Nursalim
$namamahasiswa[1] = Naura Krasiva
$namamahasiswa[2] = Iskiyati
$ipk[0] = 3.25
$ipk[1] = 2.75
$ipk[2] = 3.91


Variable Hashes


Variable Hashes adalah variable yang digunakan untuk menyimpan data yang berupa pasangan key dan value.

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi variable hashes pada program:

#Nama File: hash_variable.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

# Mengakses variable hashes
print "\$data{'Nursalim'} = $data{'Nursalim'}\n";
print "\$data{'Naura'} = $data{'Naura'}\n";
print "\$data{'Iski'} = $data{'Iski'}\n";

Jika Anda coba jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\hash_variable.pl
$data{'Nursalim'} = 45
$data{'Naura'} = 30
$data{'Iski'} = 40


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Variable Pada Bahasa Pemrograman Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim

Baca selengkapnya