Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Januari 2016

Pengenalan Tipe Data Pada Oracle PL/SQL

Pada tutorial Oracle PL/SQL kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Tipe Data. Tipe data ini digunakan untuk setiap variable, constant, maupun parameter pada fungsi dan prosedur.

Tipe Data Pada Oracle PL/SQL


Secara garis besar, ada 4 tipe data yang terdapat pada Oracle PL/SQL, yaitu:
  • Tipe data Scalar
  • Tipe data LOB (Large Object)
  • Tipe data Composite
  • dan Tipe data Reference

Tipe Data Scalar


Tipe data scalar yaitu tipe data dengan nilai tunggal. Tipe data ini terbagi atas beberapa kategori yaitu:
  • Tipe data Numeric
  • Tipe data Character
  • Tipe data Boolean
  • dan Tipe data DateTime

Tipe Data Numeric


Tipe data numeric terbagi atas beberapa sub tipe data, yaitu:
  • PLS_INTEGER, yaitu signed integer yang menyimpan nilai dari -2,147,483,648 sampai dengan 2,147,483,647
  • BINARY_INTEGER, yaitu signed integer yang menyimpan nilai dari -2,147,483,648 sampai dengan -2,147,483,647
  • BINARY_FLOAT, untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • BINARY_DOUBLE, untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan)
  • NUMBER(precision, scale), untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • DEC(precision, scale), untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • DECIMAL(precision, scale), untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • NUMERIC(precision, scale), untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • DOUBLE_PRECISION, untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • FLOAT, untuk menyimpan nilai floating point (bilangan pecahan).
  • INT, untuk menyimpan nilai bilangan bulat
  • INTEGER, untuk menyimpan nilai bilangan bulat
  • SMALLINT, untuk menyimpan nilai bilangan bulat
  • REAL, untuk menyimpan nilai floating point

Tipe Data Character


Tipe data character terdiri atas beberapa sub tipe data, yaitu:
  • CHAR, untuk menyimpan data karakter dengan panjang tetap.
  • VARCHAR, untuk menyimpan data karakter dengan panjang dinamis.
  • RAW, digunakan untuk menyimpan data karakter biner.
  • NCHAR, digunakan untuk menyimpan data national fixed length character
  • NVARCHAR2, digunakan untuk menyimpan data national variable length character
  • LONG, digunakan untuk menyimpan data karakter dengan panjang dinamis
  • LONG RAW, digunakan untuk menyimpan data karakter biner
  • ROWID
  • UROWID

Tipe Data Boolean


Adalah tipe data yang menyimpan dua nilai nilai true atau false.

Tipe Data Date Time


Tipe data date time terdiri atas beberapa sub tipe data, yaitu:
  • YEAR, digunakan untuk menyimpan data tahun, dimulai dari -4712 hingga 9999
  • MONTH, digunakan untuk menyimpan data bulan dari 01 hingga 12.
  • DAY, digunakan untuk menyimpan data hari dari 01 hingga 31.
  • HOUR, digunakan untuk menyimpan data jam dari 00 hingga 23
  • MINUTE, digunakan untuk menyimpan data menit dari 00 hingga 59
  • TIMEZONE_HOUR
  • TIMEZONE_MINUTE
  • TIMEZONE_REGION
  • TIMEZONE_ABBR

Tipe Data LOB


Tipe data LOB terdiri atas beberapa tipe data, yaitu:
  • BFILE, digunakan untuk menyimpan data file binary hingga 4GB (Giga Bytes)
  • BLOB, digunakan untuk menyimpan data large object hingga 128 TB (Tera Bytes)
  • CLOB
  • NCLOB


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Tipe Data Pada Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle PL/SQL.

Salam.

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 02 Januari 2016

Pengenalan Sintak Dasar Pada Oracle PL/SQL

Pada tutorial Oracle PL/SQL kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Sintak Dasar Pada Oracle PL/SQL. PL/SQL merupakan salah satu bahasa yang terdiri atas beberapa struktur blok program.

Sintak Dasar Oracle PL/SQL


Struktur blok pada PL/SQL terbagi atas 4 bagian, yaitu:
  • Bagian Deklarasi (Declaration)
  • Bagian Tubuh Program (Executable)
  • dan Bagian Penanganan Eksepsi (Exception Handling)

Setiap statement pada program PL/SQL harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).

Bagian Deklarasi


Bagian deklarasi ini ditandai dengan menggunakan kata kunci (keyword) DECLARE. Bagian ini biasanya digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variable, cursor, dan subprogram. Bagian ini bersifat opsional, artinya tidak harus ada dalam program.

Bagian Executable


Bagian executable ini ditandai dengan kata kunci (keyword) BEGIN dan di akhiri dengan tanda END.

Bagian ini merupakan bagian yang sifatnya wajib ada. Setidaknya ada satu statement atau cukup statement NULL untuk mengisi bagian executable ini.

Bagian Exception Handling


Bagian exception handling digunakan untuk menangani error yang disebabkan oleh program. Tujuannya adalah agar pesan error dapat mudah dipahami oleh pembaca atau pengguna program.

Kalau kita gambarkan, maka struktur blok PL/SQL adalah sebagai berikut:

DECLARE

   <declarations section>

BEGIN

   <executable command(s)>

EXCEPTION

   <exception handling>

END;


Contoh Progam Sederhana


Di bawah ini adalah contoh program sederhana pada PL/SQL untuk menampilkan tulisan "Selamat Belajar PL/SQL!".

DECLARE
pesan varchar2(20):= 'Selamat Belajar PL/SQL!';
BEGIN
dbms_output.put_line(pesan);
END;

Program diatas jika Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Selamat Belajar PL/SQL!

PL/SQL procedure successfully completed.

Setiap baris program di PL/SQL harus diakhiri dengan tanda titik koma. Dan setiap program PL/SQL harus diakhiri dengan statement end;.

Identifier Pada PL/SQL


Identifier atau pengenal adalah sebuah nama yang digunakan pada sebuah variable, konstanta, function dan procedure ataupun cursor.

Identifier pada Oracle PL/SQL harus diawali dengan sebuah huruf dan dapat diikuti dengan beberapa huruf atau angka atau tanda dolar ($) atau tanda garis bawah (_).

Identifier pada Oracle PL/SQL mempunyai panjang maksimum 30 karakter. Lebih dari itu akan menampilkan sebuah pesan error.

Simbol-Simbol Pada PL/SQL


Dibawah ini adalah simbol-simbol yang sering Anda gunakan ketika membuat program PL/SQL:

SimbolDeskripsi
+, -, *, /Merupakan operator penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
'Karakter indikator (petik tunggal)
"String indikator (petik gandar)
:Host variable indikator
=operator relasional
:=operator penugasan (assignmet)
@remote access indikator
;statement terminator
=>association indikator
||operator penggabungan (concatenation)
--komentar satu baris
/* */komentar lebih dari satu baris
<< >> label indikator
.. range operator

Komentar Pada PL/SQL


Komentar adalah salah satu bagian program yang digunakan untuk memberikan komentar atau dokumentasi program yang telah dibuat.

Tujuan pembuatan komentar adalah agar program mudah dibaca dan untuk dokumentasi program untuk pengembangan selanjutnya.

Ada 2 jenis komentar pada PL/SQL, yaitu:
  • Single line comment, yaitu komentar untuk satu baris menggunakan tanda '--'
  • Multiline comment, yaitu komentar untuk lebih dari satu baris. Di awali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */

Komentar tidak akan dieksekusi oleh program. Berikut ini contoh penggunaan komentar pada program PL/SQL.

DECLARE
-- ini contoh komentar satu baris
pesan varchar2(20):= 'Selamat belajar PL/SQL!';
BEGIN
/*
* ini komentar untuk lebih dari satu baris
* menggunakan fungsi dbms_output.put_line untuk menampilkan pesan ke layar
*/
dbms_output.put_line(pesan);
END;
/




Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Sintak Dasar Pada Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle PL/SQL.

Salam,

Nursalim

Baca selengkapnya

Jumat, 01 Januari 2016

Pengenalan Operator Logika Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Operator Logika Pada Perl beserta contoh programnya.

Operator Logika Pada Perl


Macam-Macam Operator Logika


Berikut ini macam-macam operator logika pada Perl:

OperatorDeskripsiContoh
andOperator logika AND, yaitu bernilai true jika kedua operand a dan b bernilai true($a and $b)
&&Operator logika AND menggunakan style bahasa C, yaitu bernilai true jika kedua operand a dan b bernilai true($a && $b)
orOperator logika OR, yaitu bernilai true jika salah satu atau kedua operand a dan b bernilai true($a or $b)
||Operator logika OR menggunakan style, yaitu bernilai true jika salah satu atau kedua operand a dan b bernilai true($a || $b)
notOperator negasi, yaitu kebalikan dari sebuah operand a(not $a)

Contoh Program


Berikut ini implementasi penggunaan operator logika pada program Perl:

#logika_operator.pl

$a = true;
$b = false;

print "Nilai dari \$a = $a dan Nilai dari \$b = $b\n";

$c = ($a and $b);
print "Nilai dari \$a and \$b = $c\n";

$c = ($a && $b);
print "Nilai dari \$a && \$b = $c\n";

$c = ($a or $b);
print "Nilai dari \$a or \$b = $c\n";

$c = ($a || $b);
print "Nilai dari \$a || \$b = $c\n";

$a = 0;
$c = not($a);
print "Nilai dari not(\$a)= $c\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai dari $a = true dan Nilai dari $b = false
Nilai dari $a and $b = false
Nilai dari $a && $b = false
Nilai dari $a or $b = true
Nilai dari $a || $b = true
Nilai dari not($a)= 1



Sekian tutorial singkat tentang Operator Logika Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Operator Assignment (Penugasan) Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Operator Penugasan (Assignment Operator) Pada Perl.

Operator Penugasan Pada Perl


Macam-Macam Operator Penugasan


OperatorDeskripsiContoh
=Memberikan nilai$c = $a + $b
+=Menambahkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c += $a equivalent dengan $c = $c + $a
-=Mengurangkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c -= $a equivalent dengan $c = $c - $a
*=Mengalikan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c *= $a equivalent dengan $c = $c * $a
/=Membagikan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c /= $a equivalent dengan $c = $c / $a
%=Me-modulus kan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c %= $a equivalent dengan $c = $c % $a
**=Mempangkatkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c **= $a equivalent dengan $c = $c ** $a

Contoh Program


Berikut ini contoh implementasi operator penugasan dalam program Perl:

#assigment_operator.pl

$a = 20;
$b = 10;

print "Nilai dari \$a = $a dan Nilai dari \$b = $b\n";

$c = $a + $b;
print "After assignment Nilai C adalah \$c = $c\n";

$c += $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c += \$a\n";

$c -= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c -= \$a\n";

$c *= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c *= \$a\n";

$c /= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c /= \$a\n";

$c %= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c %= \$a\n";

#Merubah nilai operator $c dan $a
$c = 2;
$a = 4;
print "Nilai dari \$a = $a and Nilai dari \$c = $c\n";
$c **= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c Nilai C sekarang \$c **= \$a\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\assignment_operator.pl
Nilai dari $a = 20 dan Nilai dari $b = 10
After assignment Nilai C adalah $c = 30
Nilai C sekarang $c = 50 setelah statement $c += $a
Nilai C sekarang $c = 30 setelah statement $c -= $a
Nilai C sekarang $c = 600 setelah statement $c *= $a
Nilai C sekarang $c = 30 setelah statement $c /= $a
Nilai C sekarang $c = 10 setelah statement $c %= $a
Nilai dari $a = 4 and Nilai dari $c = 2
Nilai C sekarang $c = 16 Nilai C sekarang $c **= $a


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Assignment Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 26 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Tuples Bawaan Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang fungsi-fungsi tuples bawaan (built-in function) yang terdapat dalam bahasa pemrograman Python.

Builtin Function Tuples in Python


Berikut ini adalah daftar fungsi tuples bawaan yang terdapat pada Python:
  • len(tuple), digunakan untuk menghitung panjang sebuah tuples
  • max(tuple), digunakan untuk menghitung nilai maksimum dari elemen yang ada di tuples
  • min(tuple), digunakan untuk menghitung nilai minimum dari elemen yang ada di tuples
  • tuple(seq), digunakan untuk mengubah atau mengkonversi dari list menjadi tuples.

len(tuple)


Fungsi len(tuple) digunakan untuk menghitung panjang sebuah tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_length.py

tuple1, tuple2 = (123, 'xyz', 'zara'), (456, 'abc')

print ("Panjang tuple1 : ", len(tuple1))
print ("Panjang tuple2 : ", len(tuple2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Panjang tuple1 :  3
Panjang tuple2 : 2


max(tuple)


Fungsi max(tuple) digunakan untuk menampilkan nilai maksimum dari elemen yang ada di dalam tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_max.py

tuple1, tuple2 = ("dodol", 'xyz', 'zara', 'abc'), (100, -200, 300)

print ("Max value tuple1 : ", max(tuple1))
print ("Max value tuple2 : ", max(tuple2))


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Max value tuple1 :  zara
Max value tuple2 : 300


min(tuple)


Fungsi min(tuple) digunakan untuk menampilkan nilai minimum dari elemen yang ada di dalam tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_min.py

tuple1, tuple2 = ("dodol", 'xyz', 'zara', 'abc'), (100, -200, 300)

print ("Min value tuple1 : ", min(tuple1))
print ("Min value tuple2 : ", min(tuple2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Min value tuple1 :  abc
Min value tuple2 : -200


tuple(seq)


Fungsi tuple(seq) digunakan untuk mengubah atau mengkonversi sebuah list menjadi tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_tuple.py

aList = (123, 'xyz', 'zara', 'abc');
aTuple = tuple(aList)

print ("Tuple elements : ", aTuple)


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Tuple elements :  (123, 'xyz', 'zara', 'abc')


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Tuples Bawaan Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Tuples Pada Python

Pada tutorial Python kali kita akan belajar tentang Tuples. Tuples adalah salah satu object di bahasa pemrograman Python yang mirip dengan List, tetapi pada Tuples nilainya tidak boleh Anda ubah.

Tuples Pada Python


Deklarasi Tuples


Untuk membuat sebuah tuples, setiap elemen dipisahkan dengan tanda koma "comma separated values". Berikut contoh program deklarasi sebuah tuples.

tup1 = (Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2000);
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5 );
tup3 = "a", "b", "c", "d";

Sedangkan untuk membuat sebuah tuple kosong, Anda dapat mendeklarasikannya dalam bentuk berikut ini:

tup1 = ();

Setiap elemen pada tuples, dimulai dengan indeks ke-0.

Mengakses Tuples


Untuk mengakses sebuah atau beberapa elemen pada tuples, Anda dapat menggunakan tanda kurung siku "square bracket" diikuti dengan index yang akan Anda akses.

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_access.py

tup1 = ('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012);
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 );

print ("tup1[1]: ", tup1[1])
print ("tup2[1:6]: ", tup2[1:6])

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

tup1[1]:  Naura Krasiva
tup2[1:6]: (2, 3, 4, 5, 6)


Menggabungkan Beberapa Tuples


Karena bersifat immutable, atau tidak dapat di update nilanya. Anda hanya dapat menggabungkan dua tuple atau lebih untuk meng-update nilai sebuah tuples.

Untuk menggabungkan dua buah tuples atau lebih, Anda dapat menggunakan operator concatenation "+".

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_concat.py

tup1 = (1983, 2012);
tup2 = ('Nursalim', 'Naura Krasiva');

# Buat variable tuples baru untuk menampung hasil penggabungan
tup3 = tup1 + tup2;
print (tup3)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

(1983, 2012, 'Nursalim', 'Naura Krasiva')

Menghapus Elemen Tuples


Pada tuples, Anda tidak diperbolehkan untuk menghapus sebagian elemen atau beberapa elemen saja. Anda harus menghapus semuanya.

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_delete.py

tup = ('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012);

print (tup)
del tup;
print ("Setelah tuples di delete : ")
print (tup)


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012)
Setelah tuples di delete :
Traceback (most recent call last):
File "D:\python\tuples_delete.py", line 8, in
print (tup)
NameError: name 'tup' is not defined

Operasi Dasar Pada Tuples


Ada beberapa operasi dasar pada tuples yang sering kita gunakan, yaitu
  • penggabungan (concatenation)
  • repetisi (repetition)
  • membership
  • iterasi (iteration)
Contoh Program

Berikut contoh penggunaan operasi dasar diatas pada program:

#Nama File : tuples_operator.py

print ((1, 2, 3) + (4, 5, 6), "\n") # Concatenation
print (('Hi!') * 4, "\n") # Repetition
print (3 in (1, 2, 3),"\n") # Membership
for x in (1, 2, 3): print (x) # Iteration

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

(1, 2, 3, 4, 5, 6) 

Hi!Hi!Hi!Hi!

True

1
2
3



Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Tuples pada bahasa pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy learning Python Programmning.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Jumat, 25 Desember 2015

Pengenalan Operator Relasional Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Operator Relasional Pada Perl.

Operator Relasional Pada Perl


Macam-Macam Operator Relasional


Berikut ini adalah tabel macam-macam operator relasional pada bahasa pemrograman Perl.


OperatorDeskripsiContoh
==digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A dan B bernilai samaA==B
!=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A dan B bernilai tidak samaA!=B
<=>digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai 1 jika A lebih besar dari B, bernilai 0 jika A sama dengan B dan bernilai -1 jika A lebih kecil dari BA<=>B
>digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih besar dari BA>B
>=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih besar atau sama dengan BA>=B
<digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih kecil dari BA<B
<=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih kecil atau sama dengan BA<=B

Contoh Program


Di bawah ini adalah contoh implementasi operator relasional pada program:

# Nama File: relational_operator.pl

$a = 21;
$b = 10;

print "Value of \$a = $a and value of \$b = $b\n";

if( $a == $b ){
print "$a == \$b is true\n";
}else{
print "\$a == \$b is not true\n";
}

if( $a != $b ){
print "\$a != \$b is true\n";
}else{
print "\$a != \$b is not true\n";
}

$c = $a <=> $b;
print "\$a <=> \$b returns $c\n";

if( $a > $b ){
print "\$a > \$b is true\n";
}else{
print "\$a > \$b is not true\n";
}

if( $a >= $b ){
print "\$a >= \$b is true\n";
}else{
print "\$a >= \$b is not true\n";
}

if( $a < $b ){
print "\$a < \$b is true\n";
}else{
print "\$a < \$b is not true\n";
}

if( $a <= $b ){
print "\$a <= \$b is true\n";
}else{
print "\$a <= \$b is not true\n";
}


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\relational_operator.pl
Value of $a = 21 and value of $b = 10
$a == $b is not true
$a != $b is true
$a <=> $b returns 1
$a > $b is true
$a >= $b is true
$a < $b is not true
$a <= $b is not true


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Relasional Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl. Operator Aritmatika digunakan untuk melakukan operasi-operasi matematika atau perhitungan matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, modulus, dan lain sebagainya.

Operator Aritmetika Pada Perl

Macam-Macam Operator Aritmatika


Berikut ini adalah tabel macam-macam operator aritmatika pada bahasa pemrograman Perl yang perlu Anda ketahui:


OperatorDeskripsiContoh
+Operator Penjumlahan30+20
-Operator Pengurangan/td> 30-20
*Operator Perkalian30*20
/Operator Pembagian30/20
%Operator Modulus (sisa bagi)30%20
**Operator Pangkat30**20

Contoh Program


Dibawah ini adalah contoh program implementasi operator aritmatika pada Perl.

# Nama File: arithmetic_operator.pl

$a = 30;
$b = 20;

print "Nilai dari \$a = $a and Nilai dari \$b = $b\n";

$c = $a + $b;
print 'Nilai dari $a + $b = ' . $c . "\n";

$c = $a - $b;
print 'Nilai dari $a - $b = ' . $c . "\n";

$c = $a * $b;
print 'Nilai dari $a * $b = ' . $c . "\n";

$c = $a / $b;
print 'Nilai dari $a / $b = ' . $c . "\n";

$c = $a % $b;
print 'Nilai dari $a % $b = ' . $c. "\n";

$c = $a ** $b;
print 'Nilai dari $a ** $b = ' . $c . "\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\arithmetic_operator.pl
Nilai dari $a = 30 and Nilai dari $b = 20
Nilai dari $a + $b = 50
Nilai dari $a - $b = 10
Nilai dari $a * $b = 600
Nilai dari $a / $b = 1.5
Nilai dari $a % $b = 10
Nilai dari $a ** $b = 3.486784401e+029



Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya