Tampilkan postingan dengan label Perl. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perl. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2016

Pengenalan Operator Logika Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Operator Logika Pada Perl beserta contoh programnya.

Operator Logika Pada Perl


Macam-Macam Operator Logika


Berikut ini macam-macam operator logika pada Perl:

OperatorDeskripsiContoh
andOperator logika AND, yaitu bernilai true jika kedua operand a dan b bernilai true($a and $b)
&&Operator logika AND menggunakan style bahasa C, yaitu bernilai true jika kedua operand a dan b bernilai true($a && $b)
orOperator logika OR, yaitu bernilai true jika salah satu atau kedua operand a dan b bernilai true($a or $b)
||Operator logika OR menggunakan style, yaitu bernilai true jika salah satu atau kedua operand a dan b bernilai true($a || $b)
notOperator negasi, yaitu kebalikan dari sebuah operand a(not $a)

Contoh Program


Berikut ini implementasi penggunaan operator logika pada program Perl:

#logika_operator.pl

$a = true;
$b = false;

print "Nilai dari \$a = $a dan Nilai dari \$b = $b\n";

$c = ($a and $b);
print "Nilai dari \$a and \$b = $c\n";

$c = ($a && $b);
print "Nilai dari \$a && \$b = $c\n";

$c = ($a or $b);
print "Nilai dari \$a or \$b = $c\n";

$c = ($a || $b);
print "Nilai dari \$a || \$b = $c\n";

$a = 0;
$c = not($a);
print "Nilai dari not(\$a)= $c\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai dari $a = true dan Nilai dari $b = false
Nilai dari $a and $b = false
Nilai dari $a && $b = false
Nilai dari $a or $b = true
Nilai dari $a || $b = true
Nilai dari not($a)= 1



Sekian tutorial singkat tentang Operator Logika Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Operator Assignment (Penugasan) Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Operator Penugasan (Assignment Operator) Pada Perl.

Operator Penugasan Pada Perl


Macam-Macam Operator Penugasan


OperatorDeskripsiContoh
=Memberikan nilai$c = $a + $b
+=Menambahkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c += $a equivalent dengan $c = $c + $a
-=Mengurangkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c -= $a equivalent dengan $c = $c - $a
*=Mengalikan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c *= $a equivalent dengan $c = $c * $a
/=Membagikan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c /= $a equivalent dengan $c = $c / $a
%=Me-modulus kan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c %= $a equivalent dengan $c = $c % $a
**=Mempangkatkan operand kiri dengan operand kanan, dan hasilnya disimpan pada operand kiri$c **= $a equivalent dengan $c = $c ** $a

Contoh Program


Berikut ini contoh implementasi operator penugasan dalam program Perl:

#assigment_operator.pl

$a = 20;
$b = 10;

print "Nilai dari \$a = $a dan Nilai dari \$b = $b\n";

$c = $a + $b;
print "After assignment Nilai C adalah \$c = $c\n";

$c += $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c += \$a\n";

$c -= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c -= \$a\n";

$c *= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c *= \$a\n";

$c /= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c /= \$a\n";

$c %= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c setelah statement \$c %= \$a\n";

#Merubah nilai operator $c dan $a
$c = 2;
$a = 4;
print "Nilai dari \$a = $a and Nilai dari \$c = $c\n";
$c **= $a;
print "Nilai C sekarang \$c = $c Nilai C sekarang \$c **= \$a\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\assignment_operator.pl
Nilai dari $a = 20 dan Nilai dari $b = 10
After assignment Nilai C adalah $c = 30
Nilai C sekarang $c = 50 setelah statement $c += $a
Nilai C sekarang $c = 30 setelah statement $c -= $a
Nilai C sekarang $c = 600 setelah statement $c *= $a
Nilai C sekarang $c = 30 setelah statement $c /= $a
Nilai C sekarang $c = 10 setelah statement $c %= $a
Nilai dari $a = 4 and Nilai dari $c = 2
Nilai C sekarang $c = 16 Nilai C sekarang $c **= $a


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Assignment Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Jumat, 25 Desember 2015

Pengenalan Operator Relasional Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Operator Relasional Pada Perl.

Operator Relasional Pada Perl


Macam-Macam Operator Relasional


Berikut ini adalah tabel macam-macam operator relasional pada bahasa pemrograman Perl.


OperatorDeskripsiContoh
==digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A dan B bernilai samaA==B
!=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A dan B bernilai tidak samaA!=B
<=>digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai 1 jika A lebih besar dari B, bernilai 0 jika A sama dengan B dan bernilai -1 jika A lebih kecil dari BA<=>B
>digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih besar dari BA>B
>=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih besar atau sama dengan BA>=B
<digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih kecil dari BA<B
<=digunakan untuk mengecek dua operand A dan B. Bernilai true jika A lebih kecil atau sama dengan BA<=B

Contoh Program


Di bawah ini adalah contoh implementasi operator relasional pada program:

# Nama File: relational_operator.pl

$a = 21;
$b = 10;

print "Value of \$a = $a and value of \$b = $b\n";

if( $a == $b ){
print "$a == \$b is true\n";
}else{
print "\$a == \$b is not true\n";
}

if( $a != $b ){
print "\$a != \$b is true\n";
}else{
print "\$a != \$b is not true\n";
}

$c = $a <=> $b;
print "\$a <=> \$b returns $c\n";

if( $a > $b ){
print "\$a > \$b is true\n";
}else{
print "\$a > \$b is not true\n";
}

if( $a >= $b ){
print "\$a >= \$b is true\n";
}else{
print "\$a >= \$b is not true\n";
}

if( $a < $b ){
print "\$a < \$b is true\n";
}else{
print "\$a < \$b is not true\n";
}

if( $a <= $b ){
print "\$a <= \$b is true\n";
}else{
print "\$a <= \$b is not true\n";
}


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\relational_operator.pl
Value of $a = 21 and value of $b = 10
$a == $b is not true
$a != $b is true
$a <=> $b returns 1
$a > $b is true
$a >= $b is true
$a < $b is not true
$a <= $b is not true


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Relasional Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl. Operator Aritmatika digunakan untuk melakukan operasi-operasi matematika atau perhitungan matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, modulus, dan lain sebagainya.

Operator Aritmetika Pada Perl

Macam-Macam Operator Aritmatika


Berikut ini adalah tabel macam-macam operator aritmatika pada bahasa pemrograman Perl yang perlu Anda ketahui:


OperatorDeskripsiContoh
+Operator Penjumlahan30+20
-Operator Pengurangan/td> 30-20
*Operator Perkalian30*20
/Operator Pembagian30/20
%Operator Modulus (sisa bagi)30%20
**Operator Pangkat30**20

Contoh Program


Dibawah ini adalah contoh program implementasi operator aritmatika pada Perl.

# Nama File: arithmetic_operator.pl

$a = 30;
$b = 20;

print "Nilai dari \$a = $a and Nilai dari \$b = $b\n";

$c = $a + $b;
print 'Nilai dari $a + $b = ' . $c . "\n";

$c = $a - $b;
print 'Nilai dari $a - $b = ' . $c . "\n";

$c = $a * $b;
print 'Nilai dari $a * $b = ' . $c . "\n";

$c = $a / $b;
print 'Nilai dari $a / $b = ' . $c . "\n";

$c = $a % $b;
print 'Nilai dari $a % $b = ' . $c. "\n";

$c = $a ** $b;
print 'Nilai dari $a ** $b = ' . $c . "\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\arithmetic_operator.pl
Nilai dari $a = 30 and Nilai dari $b = 20
Nilai dari $a + $b = 50
Nilai dari $a - $b = 10
Nilai dari $a * $b = 600
Nilai dari $a / $b = 1.5
Nilai dari $a % $b = 10
Nilai dari $a ** $b = 3.486784401e+029



Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Aritmatika Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Kamis, 24 Desember 2015

Perulangan Pada Perl

Pada tutorial kali ini, kita akan membahas lebih detail tentang Perulangan Pada Perl. Perulangan pada bahasa pemrograman digunakan untuk menjalankan program berkali-kali.

Perulangan Pada Perl


Perhatikan contoh program tanpa perulangan di bawah ini:

# Nama File: tanpa_perulangan.pl

print ("1\n");
print ("2\n");
print ("3\n");
print ("4\n");
print ("5\n");
print ("6\n");
print ("7\n");
print ("8\n");
print ("9\n");
print ("10\n");

Contoh program diatas adalah program untuk menampilkan angka 1 sampai dengan 10 tanpa perulangan. Tanpa menggunakan perulangan, programmer harus menuliskan semua statement diatas sehingga source code menjadi lebih banyak dan tidak efisien. Bayangkan kalau programmer disuruh menampilkan angka 1 sampai dengan 1000000 tanpa menggunakan perulangan, saya jamin programmer akan jatuh pingsan :)

Dengan menggunakan perulangan, source code lebih pendek dan efisien. Perhatikan contoh program untuk mencetak angka 1 sampai dengan 10 dengan menggunakan konsep perulangan di bawah ini.

# Nama File: dengan_perulangan.pl

$x = 1;

while($x < 11){
print($x,"\n");
$x++;
}

Bandingkan kedua program diatas? Mana yang lebih simple dan efisien?

Ada 6 macam perulangan yang akan kita bahas pada tutorial ini, yaitu:
  • while loop
  • until loop
  • for loop
  • foreach loop
  • do...while loop
  • dan nested loop

Selain membahas keenam jenis perulangan diatas, kita juga akan membahas tentang kontrol perulangan, seperti:
  • next statement
  • last statement
  • continue statement
  • redo statement
  • dan goto statement

while loop


While Loop akan menjalankan statement selama kondisi terpenuhi (atau bernilai true).

Di bawah ini adalah sintak dasar dari while loop:

while(condition)
{
statement(s);
}

Contoh Progam

# Nama File: while_loop.pl

$x = 5;

# while loop execution
while( $x < 20 ){
printf "Nilai dari x adalah : $x\n";
$x = $x + 1;
}

printf "Selesai";


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai dari x adalah : 5
Nilai dari x adalah : 6
Nilai dari x adalah : 7
Nilai dari x adalah : 8
Nilai dari x adalah : 9
Nilai dari x adalah : 10
Nilai dari x adalah : 11
Nilai dari x adalah : 12
Nilai dari x adalah : 13
Nilai dari x adalah : 14
Nilai dari x adalah : 15
Nilai dari x adalah : 16
Nilai dari x adalah : 17
Nilai dari x adalah : 18
Nilai dari x adalah : 19
Selesai


until loop


Until Loop akan menjalankan statement selama kondisi terpenuhi (atau bernilai true)

Di bawah ini adalah sintak dasar dari until loop:

until(condition)
{
statement(s);
}


Contoh Progam

# Nama File: until_loop.pl

$x = 5;

# while loop execution
until( $x > 20 ){
printf "Nilai dari x adalah : $x\n";
$x = $x + 1;
}

printf "Selesai";


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai dari x adalah : 5
Nilai dari x adalah : 6
Nilai dari x adalah : 7
Nilai dari x adalah : 8
Nilai dari x adalah : 9
Nilai dari x adalah : 10
Nilai dari x adalah : 11
Nilai dari x adalah : 12
Nilai dari x adalah : 13
Nilai dari x adalah : 14
Nilai dari x adalah : 15
Nilai dari x adalah : 16
Nilai dari x adalah : 17
Nilai dari x adalah : 18
Nilai dari x adalah : 19
Nilai dari x adalah : 20
Selesai


for loop


for loop digunakan untuk melakukan perulangan atau iterasi sampai batas atau range yang telah ditentukan.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari for loop:

for ( init; condition; increment ){
statement(s);
}

Contoh Progam

# Nama File: for_loop.pl

# for loop execution
for( $x = 5; $x < 20; $x = $x + 1 ){
print "Nilai dari x adalah : $x\n";
}

printf "Selesai";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\for_loop.pl
Nilai dari x adalah : 5
Nilai dari x adalah : 6
Nilai dari x adalah : 7
Nilai dari x adalah : 8
Nilai dari x adalah : 9
Nilai dari x adalah : 10
Nilai dari x adalah : 11
Nilai dari x adalah : 12
Nilai dari x adalah : 13
Nilai dari x adalah : 14
Nilai dari x adalah : 15
Nilai dari x adalah : 16
Nilai dari x adalah : 17
Nilai dari x adalah : 18
Nilai dari x adalah : 19
Selesai


foreach loop


foreach loop adalah perulangan yang digunakan untuk data yang berupa list.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari foreach loop:

foreach var (list) {
statement(s);
}

Contoh Progam

# Nama File: foreach_loop.pl

@list = (10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90, 100);

# foreach loop execution
foreach $x (@list){
print "Nilai dari x adalah: $x\n";
}
Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\foreach_loop.pl
Nilai dari x adalah: 10
Nilai dari x adalah: 20
Nilai dari x adalah: 30
Nilai dari x adalah: 40
Nilai dari x adalah: 50
Nilai dari x adalah: 60
Nilai dari x adalah: 70
Nilai dari x adalah: 80
Nilai dari x adalah: 90
Nilai dari x adalah: 100


do...while loop


Di bawah ini adalah sintak dasar dari do...while loop:

do
{
statement(s);
}while( condition );

Contoh Progam

# Nama File: dowhile_loop.pl

$x = 5;

# do...while loop execution
do{
printf "Nilai dari x adalah : $x\n";
$x = $x + 1;
}while( $x < 20 );

printf "Selesai";


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\dowhile_loop.pl
Nilai dari x adalah : 5
Nilai dari x adalah : 6
Nilai dari x adalah : 7
Nilai dari x adalah : 8
Nilai dari x adalah : 9
Nilai dari x adalah : 10
Nilai dari x adalah : 11
Nilai dari x adalah : 12
Nilai dari x adalah : 13
Nilai dari x adalah : 14
Nilai dari x adalah : 15
Nilai dari x adalah : 16
Nilai dari x adalah : 17
Nilai dari x adalah : 18
Nilai dari x adalah : 19
Selesai

nested loop


nested loop (perulangan bersarang) adalah perulangan di dalam perulangan.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari nested loop:

Sintak dasar #1 nested for loop

for ( init; condition; increment ){
for ( init; condition; increment ){
statement(s);
}
statement(s);
}

Sintak dasar #2 nested while loop

while(condition){
while(condition){
statement(s);
}
statement(s);
}

Sintak dasar #3 nested do...while loop

do{
statement(s);
do{
statement(s);
}while( condition );

}while( condition );


Contoh Progam

# Nama File: nested_loop.pl

$a = 0;
$b = 0;

# outer while loop
while($a < 3){
$b = 0;
# inner while loop
while( $b < 3 ){
print "Nilai dari a = $a, b = $b\n";
$b = $b + 1;
}
$a = $a + 1;
print "Nilai dari a = $a\n\n";
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\nested_loop.pl
Nilai dari a = 0, b = 0
Nilai dari a = 0, b = 1
Nilai dari a = 0, b = 2
Nilai dari a = 1

Nilai dari a = 1, b = 0
Nilai dari a = 1, b = 1
Nilai dari a = 1, b = 2
Nilai dari a = 2

Nilai dari a = 2, b = 0
Nilai dari a = 2, b = 1
Nilai dari a = 2, b = 2
Nilai dari a = 3


next statement


Di bawah ini adalah sintak dari next statement:

next [ LABEL ];

Contoh Program

# Nama File: next_statement.pl

$a = 10;
while( $a < 20 ){
if( $a == 15)
{
# skip the iteration.
$a = $a + 1;
next;
}
print "Nilai dari a: $a\n";
$a = $a + 1;
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\next_statement.pl
Nilai dari a: 10
Nilai dari a: 11
Nilai dari a: 12
Nilai dari a: 13
Nilai dari a: 14
Nilai dari a: 16
Nilai dari a: 17
Nilai dari a: 18
Nilai dari a: 19


Perhatikan contoh berikutnya, yaitu menggunakan sebuah label.

# Nama File: next_statement2.pl

$a = 0;
OUTER: while( $a < 4 ){
$b = 0;
print "Nilai dari a: $a\n";
INNER:while ( $b < 4){
if( $a == 2){
$a = $a + 1;
# jump to outer loop
next OUTER;
}
$b = $b + 1;
print "Nilai dari b : $b\n";
}
print "\n";
$a = $a + 1;
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\next_statement2.pl
Nilai dari a: 0
Nilai dari b : 1
Nilai dari b : 2
Nilai dari b : 3
Nilai dari b : 4

Nilai dari a: 1
Nilai dari b : 1
Nilai dari b : 2
Nilai dari b : 3
Nilai dari b : 4

Nilai dari a: 2
Nilai dari a: 3
Nilai dari b : 1
Nilai dari b : 2
Nilai dari b : 3
Nilai dari b : 4


last statement


Di bawah ini adalah sintak dasar dari last statement:

last [LABEL];

Contoh Program

# Nama File: last_statement.pl

$a = 10;
while( $a < 20 ){
if( $a == 15)
{
# terminate the loop.
$a = $a + 1;
last;
}
print "Nilai dari a: $a\n";
$a = $a + 1;
}

Jika program diatas Anda jalankan maka akan menampilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\last_statement.pl
Nilai dari a: 10
Nilai dari a: 11
Nilai dari a: 12
Nilai dari a: 13
Nilai dari a: 14

Perhatikan contoh program lainnya:

C:\>perl d:\perl\last_statement2.pl
Nilai dari a: 0
Nilai dari b : 1
Nilai dari b : 2
Nilai dari b : 3
Nilai dari b : 4

Nilai dari a: 1
Nilai dari b : 1
Nilai dari b : 2
Nilai dari b : 3
Nilai dari b : 4

Nilai dari a: 2

continue statement


Di bawah ini adalah sintak dasar continue statement:

while(condition){
statement(s);
}continue{
statement(s);
}

atau



Contoh Program

# Nama File: continue_statement.pl

$a = 0;
while($a < 6){
print "Nilai dari a = $a\n";
}continue{
$a = $a + 1;
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\continue_statement.pl
Nilai dari a = 0
Nilai dari a = 1
Nilai dari a = 2
Nilai dari a = 3
Nilai dari a = 4
Nilai dari a = 5

Contoh lainnya,

# Nama File: continue_statement2.pl

@list = (1, 2, 3, 4, 5, 6);
foreach $a (@list){
print "Nilai dari a = $a\n";
}continue{
last if $a == 5;
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\continue_statement2.pl
Nilai dari a = 1
Nilai dari a = 2
Nilai dari a = 3
Nilai dari a = 4
Nilai dari a = 5


redo statement


Di bawah ini adalah sintak dasar dari redo statement:

redo [LABEL]

Contoh Program

# Nama File: redo_statement.pl

$a = 0;
while($a < 10){
if( $a == 5 ){
$a = $a + 1;
redo;
}
print "Nilai dari a = $a\n";
}continue{
$a = $a + 1;
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\redo_statement.pl
Nilai dari a = 0
Nilai dari a = 1
Nilai dari a = 2
Nilai dari a = 3
Nilai dari a = 4
Nilai dari a = 6
Nilai dari a = 7
Nilai dari a = 8
Nilai dari a = 9


goto statement


Di bawah ini adalah sintak dasar dari goto statement:

goto LABEL

or

goto EXPR

or

goto &NAME

Contoh Program

# Nama File: goto_statement.pl

$a = 10;

LOOP:do
{
if( $a == 15){
# skip the iteration.
$a = $a + 1;
# use goto LABEL form
goto LOOP;
}
print "Nilai dari a = $a\n";
$a = $a + 1;
}while( $a < 20 );

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\goto_statement.pl
Nilai dari a = 10
Nilai dari a = 11
Nilai dari a = 12
Nilai dari a = 13
Nilai dari a = 14
Nilai dari a = 16
Nilai dari a = 17
Nilai dari a = 18
Nilai dari a = 19



Sekian tutorial singkat tentang Perulangan Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming,

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 19 Desember 2015

Percabangan Pada Perl

Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang Percabangan (decision making) pada bahasa pemrograman Perl. Percabangan adalah sebuah pernyataan pada bahasa pemrograman, dimana statement akan dijalankan jika kondisi memenuhi syarat atau bernilai true.

If Statement In Perl


Bilangan 0 ataupun string '0' dan string kosong "", dan list kosong (empty list) serta undef merupakan nilai boolean. Sedangkan lainnya bernilai true.

Contoh Program

# Nama File: percabangan.pl

$bil1 = 100;
if ($bil1){
print "Masuk kondisi if bil1\n";
print ($bil1,"\n")
}

$bil2 = 0;
if ($bil2){
print "Masuk kondisi if bil2\n";
print ($bil2,"\n")
}

$string1 = "Selamat Belajar Perl";
if ($string1){
print "Masuk kondisi if string1\n";
print ($string1,"\n")
}

$string2 = "";
if ($string2){
print "Masuk kondisi if string2\n";
print ($string2,"\n")
}

print "Selesai" ;

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\percabangan.pl
Masuk kondisi if bil1
100
Masuk kondisi if string1
Selamat Belajar Perl
Selesai

Ada beberapa tipe percabangan pada bahasa pemrograman Perl, yaitu:
  • if statement
  • if...else statement
  • if...elseif...else statement
  • unless statement
  • unless...else statement
  • switch statement

if statement


IF statement digunakan untuk menyeleksi suatu ekspresi atau kondisi, jika bernilai benar (true) maka pernyataan atau statement akan dijalankan.

Di bawah ini adalah sintak dasar if statement:

if(boolean_expression){
# statemnt dijalankan jika boolean_expression bernilai true
}

Contoh Program

# Nama File: percabangan_if.pl

$a = 15;

if( $a < 25 ){
# jika $a kurang dari 25, statement di bawah akan dijalankan
printf "$a kurang dari 20\n";
}
print "Nilai a adalah : $a\n";

$x = "";

if( $x ){
printf "$x mempunyai nilai true\n";
}
print "Nilai x adalah : $x\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\percabangan_if.pl
15 kurang dari 20
Nilai a adalah : 15
Nilai x adalah :


if...else statement


if..else statement akan menyeleksi sebuah ekspresi, jika bernilai true akan menjalankan statement1, sedangkan jika bernilai false akan menjalankan statement2.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari if...else statement pada Perl:

if(boolean_expression){
# statement1 akan dijalankan jika boolean_expression bernilai true
}else{
# statement2 akan dijalankan jika boolean_expression bernilai false
}

Contoh Progam

# Nama File: percabangan_ifelse.pl

$a = 15;

if( $a < 25 ){
# jika $a kurang dari 25, statement di bawah akan dijalankan
printf "$a kurang dari 20\n";
}else{
printf "$a lebih dari 20\n";
}
print "Nilai a adalah : $a\n";

$x = "";

if( $x ){
printf "$x mempunyai nilai true\n";
}else{
printf "$x mempunyai nilai false\n";
}
print "Nilai x adalah : $x\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\percabangan_ifelse.pl
15 kurang dari 20
Nilai a adalah : 15
mempunyai nilai false
Nilai x adalah :


if...elseif...else statement


if...elseif...else statement digunakan menyeleksi beberapa ekspresi (lebih dari satu), apabila eskpresi1 pertama bernilai true, maka akan dijalankan statement1, jika ekspresi2 kedua bernilai true, maka akan dijalankan statement2, dan seterusnya.

Di bawah ini adalah sintak dasari dari if...elseif...else statement di Perl:

if(boolean_expression 1){
# akan dijalankan jika boolean_expression 1 bernilai true
}
elsif( boolean_expression 2){
# akan dijalankan jika boolean_expression 2 bernilai true
}
elsif( boolean_expression 3){
# akan dijalankan jika boolean_expression 3 bernilai true
}
else{
# akan dijalankan jika tidak memenuhi kondisi diatas
}

Contoh Program

# Nama File: percabangan_if_elseif_else.pl

$x = 75;
if( $x == 25 ){
printf "Nilai dari x adalah 25\n";
}elsif( $x == 35 ){
printf "Nilai dari x adalah 35\n";
}else{
printf "Nilai dari x adalah $x\n";
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\percabangan_if_elseif_else.pl
Nilai dari x adalah 75


unless statement


unless...else statement


switch statement


Sekian tutorial singkat tentang Percabangan pada Perl, semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim

Baca selengkapnya

Rabu, 16 Desember 2015

Pengenalan Hashes Pada Perl

Pada tutorail Perl kali ini, kita akan membahas lebih detail tentang Data Hashes Pada Bahasa Pemrograman Perl. Data Hashes adalah kumpulan data yang mempunyai pasangan key dan value. Variable hashes ditandai dengan tanda persen '%'.

Hashes In Perl


Di bawah ini adalah contoh program penggunaan variable hashes di Perl.

#Nama File: hash_variable.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

# Mengakses variable hashes
print "\$data{'Nursalim'} = $data{'Nursalim'}\n";
print "\$data{'Naura'} = $data{'Naura'}\n";
print "\$data{'Iski'} = $data{'Iski'}\n";

Jika program diatas Anda jalankan maka akan menampilkan output berikut ini:

C:\>perl D:\perl\hash_variable.pl
$data{'Nursalim'} = 45
$data{'Naura'} = 30
$data{'Iski'} = 40


Membuat Hashes


Ada beberapa cara untuk membuat variable hashes di Perl, yaitu:
  • Memberikan nilai langsung pada key nya.

    Contoh Program

    #File name : hash_declare_1.pl

    $data{'Nursalim'} = 45;
    $data{'Naura'} = 30;
    $data{'Iski'} = 40;

    print "$data{'Nursalim'}\n";
    print "$data{'Naura'}\n";
    print "$data{'Iski'}\n";


    Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

    C:\>perl D:\perl\hash_declare_1.pl
    45
    30
    40


  • Memberikan key dan value langsung pada list datanya.

    Contoh Program


    #Nama File: hash_variable.pl

    %data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

    # Mengakses variable hashes
    print "\$data{'Nursalim'} = $data{'Nursalim'}\n";
    print "\$data{'Naura'} = $data{'Naura'}\n";
    print "\$data{'Iski'} = $data{'Iski'}\n";


    Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

    C:\>perl D:\perl\hash_variable.pl
    $data{'Nursalim'} = 45
    $data{'Naura'} = 30
    $data{'Iski'} = 40

  • Memberikan tanda '=>' sebagai alias pada key dan value nya

    Contoh Program
    #Nama File: hash_declare_3.pl

    %data = ('Nursalim' => 45, 'Naura' => 30, 'Iski' => 40);

    # Mengakses variable hashes
    print "\$data{'Nursalim'} = $data{'Nursalim'}\n";
    print "\$data{'Naura'} = $data{'Naura'}\n";
    print "\$data{'Iski'} = $data{'Iski'}\n";


    Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

    C:\>perl D:\perl\hash_declare_3.pl
    $data{'Nursalim'} = 45
    $data{'Naura'} = 30
    $data{'Iski'} = 40

Mengakses Elemen Hashes


Untuk mengakses sebuah elemen dari hash, Anda dapat menggunakan tanda dolar '$'. Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File: hash_variable.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

# Mengakses variable hashes
print "\$data{'Nursalim'} = $data{'Nursalim'}\n";
print "\$data{'Naura'} = $data{'Naura'}\n";
print "\$data{'Iski'} = $data{'Iski'}\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\hash_variable.pl
$data{'Nursalim'} = 45
$data{'Naura'} = 30
$data{'Iski'} = 40


Menampilkan Key dan Value


Untuk menampilkan key dan value pada sebuah hash, Anda dapat menggunakan fungsi keys dan values.

Perhatikan dua contoh program di bawah ini:

Contoh Program #1 Menampilkan key

#Nama File: hash_key.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

@nama = keys %data;

# Mengakses variable hashes
print "$nama[0]\n";
print "$nama[1]\n";
print "$nama[2]\n";


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\hash_key.pl
Naura
Iski
Nursalim


Contoh Program #2 Menampilkan value

#Nama File: hash_value.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

@umur = values %data;

# Mengakses variable hashes
print "$umur[0]\n";
print "$umur[1]\n";
print "$umur[2]\n";


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai beritku:

C:\>perl D:\perl\hash_value.pl
45
40
30


Mengecek Sebuah Key


Anda dapat mengecek apakah sebuah hashes mempunyai key/values atau tidak dengan cara menggunakan fungsi exists.

Contoh Program

#Nama File: hash_exists.pl

%data = ('Nursalim', 45, 'Naura', 30, 'Iski', 40);

if( exists($data{'Nursalim'} ) ){
print "Umur Nursalim adalah $data{'Nursalim'} tahun\n";
}
else{
print "Data tidak ditemukan\n";
}

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\hash_exists.pl
Umur Nursalim adalah 45 tahun


Menampilkan Ukuran Hashes


Di bawah ini adalah contoh program untuk menampilkan ukuran sebuah data hashes:

#Nama File: hash_size.pl

%data = ('Nursalim' => 45, 'Naura' => 30, 'Iski' => 40);

@keys = keys %data;
$size = @keys;
print "1 - ukuran data hashes adalah $size\n";

@values = values %data;
$size = @values;
print "2 - ukuran data hashes adalah $size\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\hash_size.pl
1 - ukuran data hashes adalah 3
2 - ukuran data hashes 3


Menambahkan Dan Menghapus Elemen


Untuk menambahkan sebuah data baru pada hashes, Anda dapat menggunakan operator penugasan (assignment operator). Sedangkan untuk menghapus data/atau elemen yang ada, Anda dapat menggunakan fungsi delete().

Contoh Program

#Nama File: hash_add_remove.pl

%data = ('Nursalim' => 45, 'Naura' => 30, 'Iski' => 40);
@keys = keys %data;
$size = @keys;
print "1 - Ukuran hash adalah $size\n";

# Menambahkan data Doni pada hashes
$data{'Doni'} = 35;
@keys = keys %data;
$size = @keys;
print "2 - Ukuran hash adalah $size\n";

# Menghapus data Doni pada hashes
delete $data{'Doni'};
@keys = keys %data;
$size = @keys;
print "3 - Ukuran hash adalah $size\n";


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\hash_add_remove.pl
1 - Ukuran hash adalah 3
2 - Ukuran hash adalah 4
3 - Ukuran hash adalah 3



Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Hashes Pada Bahasa Pemrograman Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Array Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan membahas tentang Pengenalan Array Pada Perl. Pada tutorial sebelumnya, yaitu Pengenalan Tipe Data Pada Perl, Anda telah belajar tentang tipe data Array yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan data array.

Array In Perl


Array adalah kumpulan dari beberapa data yang memiliki tipe data yang sama. Contohny adalah kumpulan mahasiswa teknik informatika di universitas A.

Pada tutorial ini, kita akan membahas lebih detail tentang Array, seperti cara membuat Array, mengakses elemen array, menampilkan array sequensial, menampilkan ukuran dari sebuah array, dan operasi-operasi yang ada di dalam sebuah array.

Membuat Array


Untuk membuat atau mendefiniskan sebuah array, Anda harus menambahkan tanda '@' pada variable atau menggunakan tanda qw// untuk memecah sebuah string menjadi array.

Sebagai contoh:

@array1 = (1, 2, 3);
@array2 = qw/Ini adalah sebuah Array string/;

@array1 adalah sebuah variable array yang digunakan menyimpan beberapa data integer 1, 2, dan 3. Sedangkan @array2 adalah variable  array untuk menyimpan data string.

Selain menggunakan cara diatas, Anda juga dapat membuat atau mendefinisikan sebuah array dengan cara berikut:

$array[0] = 'Senin';
...
$array[6] = 'Sabtu';

Mengakses Elemen Sebuah Array


Seperti Anda telah ketahui sebelumnya, bahwa array dimulai dari index ke -0 (nol). Untuk mengakses elemen di array, Anda dapat menggunakan tanda dolar ($) dan diikuti dengan index yang akan Anda akases,

Contoh Program

#File name : array_access.pl

@namahari = qw/Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu/;

print "$namahari[0]\n";
print "$namahari[1]\n";
print "$namahari[2]\n";
print "$namahari[6]\n";
print "$namahari[-1]\n";
print "$namahari[-7]\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka Akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_access.pl
Senin
Selasa
Rabu
Minggu
Minggu
Senin


Menampilkan Ukuran Sebuah Array


Di bawah ini adalah contoh program untuk menampikan ukuran dan nilai maksimum dari sebuah array.

Contoh Program

#File name : array_size.pl

@array = (1,2,3,4,5,6);

$size = @array;
$index_max = $#array

print "Size: ", $size,"\n";
print "Maximum Index: ",$index_max,"\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_size.pl
Size: 6
Maximum Index: 5


Menampikan Array Sekuensial


Anda dapat membuat dan menampilkan data sekuensial pada array dengan menggunakan tanda titik dua ".." pada saat deklarasi dan inisialisasi array.

Contoh Program

#File name : array_sekuensial.pl

@var_10 = (1..10);
@var_20 = (10..20);
@var_abc = (a..z);

print "@var_10\n"; # menampilkan bilangan dari 1 sampai dengan 10
print "@var_20\n"; # menampilkan bilangan dari 10 sampai dengan 20
print "@var_abc\n"; # menampilkan huruf dari a sampai dengan z

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_sekuensial.pl
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z


Menambah dan Menghapus Elemen Pada Array


Anda juga dapat menambahkan dan menghapus sebuah elemen pada array dengan menggunakan fungsi-fungsi berikut:
  • push digunakan untuk menambahkan sebuah elemen baru pada elemen terakhir di array.
  • pop digunakan untuk menghapus elemen terakhir di array.
  • unshift digunakan untuk menambahkan sebuah elemen baru, dan diletakan pada elemen pertama di array.
  • shift digunakan untuk menghapus elemen pertama pada array.
Contoh Program

#File name : array_add_remove.pl

# Membuat array nama mahasiswa
@mahasiswa = ("Bedu","Cepot","Dimas");
print "1. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Menambahkan elemen terakhir pada array
push(@mahasiswa, "Endang");
print "2. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Menambahkan elemen pertama pada array
unshift(@mahasiswa, "Ahmad");
print "3. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Hapue Elemen terakhir pada array
pop(@mahasiswa);
print "4. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

# Hapus Elemen pertama pada array
shift(@mahasiswa);
print "5. \@mahasiswa = @mahasiswa\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

C:\>perl D:\perl\array_add_remove.pl
1. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas
2. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas Endang
3. @mahasiswa = Ahmad Bedu Cepot Dimas Endang
4. @mahasiswa = Ahmad Bedu Cepot Dimas
5. @mahasiswa = Bedu Cepot Dimas


Me-replace Array


Mengurutkan Array (Sorting)


Menggabungkan Dua Array atau Lebih (Merging)


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Array Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning Perl Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya