Tampilkan postingan dengan label Python. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Python. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Tuples Bawaan Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang fungsi-fungsi tuples bawaan (built-in function) yang terdapat dalam bahasa pemrograman Python.

Builtin Function Tuples in Python


Berikut ini adalah daftar fungsi tuples bawaan yang terdapat pada Python:
  • len(tuple), digunakan untuk menghitung panjang sebuah tuples
  • max(tuple), digunakan untuk menghitung nilai maksimum dari elemen yang ada di tuples
  • min(tuple), digunakan untuk menghitung nilai minimum dari elemen yang ada di tuples
  • tuple(seq), digunakan untuk mengubah atau mengkonversi dari list menjadi tuples.

len(tuple)


Fungsi len(tuple) digunakan untuk menghitung panjang sebuah tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_length.py

tuple1, tuple2 = (123, 'xyz', 'zara'), (456, 'abc')

print ("Panjang tuple1 : ", len(tuple1))
print ("Panjang tuple2 : ", len(tuple2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Panjang tuple1 :  3
Panjang tuple2 : 2


max(tuple)


Fungsi max(tuple) digunakan untuk menampilkan nilai maksimum dari elemen yang ada di dalam tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_max.py

tuple1, tuple2 = ("dodol", 'xyz', 'zara', 'abc'), (100, -200, 300)

print ("Max value tuple1 : ", max(tuple1))
print ("Max value tuple2 : ", max(tuple2))


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Max value tuple1 :  zara
Max value tuple2 : 300


min(tuple)


Fungsi min(tuple) digunakan untuk menampilkan nilai minimum dari elemen yang ada di dalam tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_min.py

tuple1, tuple2 = ("dodol", 'xyz', 'zara', 'abc'), (100, -200, 300)

print ("Min value tuple1 : ", min(tuple1))
print ("Min value tuple2 : ", min(tuple2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Min value tuple1 :  abc
Min value tuple2 : -200


tuple(seq)


Fungsi tuple(seq) digunakan untuk mengubah atau mengkonversi sebuah list menjadi tuples.

Contoh Program

#Nama File : tuples_tuple.py

aList = (123, 'xyz', 'zara', 'abc');
aTuple = tuple(aList)

print ("Tuple elements : ", aTuple)


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Tuple elements :  (123, 'xyz', 'zara', 'abc')


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Tuples Bawaan Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Tuples Pada Python

Pada tutorial Python kali kita akan belajar tentang Tuples. Tuples adalah salah satu object di bahasa pemrograman Python yang mirip dengan List, tetapi pada Tuples nilainya tidak boleh Anda ubah.

Tuples Pada Python


Deklarasi Tuples


Untuk membuat sebuah tuples, setiap elemen dipisahkan dengan tanda koma "comma separated values". Berikut contoh program deklarasi sebuah tuples.

tup1 = (Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2000);
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5 );
tup3 = "a", "b", "c", "d";

Sedangkan untuk membuat sebuah tuple kosong, Anda dapat mendeklarasikannya dalam bentuk berikut ini:

tup1 = ();

Setiap elemen pada tuples, dimulai dengan indeks ke-0.

Mengakses Tuples


Untuk mengakses sebuah atau beberapa elemen pada tuples, Anda dapat menggunakan tanda kurung siku "square bracket" diikuti dengan index yang akan Anda akses.

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_access.py

tup1 = ('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012);
tup2 = (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 );

print ("tup1[1]: ", tup1[1])
print ("tup2[1:6]: ", tup2[1:6])

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

tup1[1]:  Naura Krasiva
tup2[1:6]: (2, 3, 4, 5, 6)


Menggabungkan Beberapa Tuples


Karena bersifat immutable, atau tidak dapat di update nilanya. Anda hanya dapat menggabungkan dua tuple atau lebih untuk meng-update nilai sebuah tuples.

Untuk menggabungkan dua buah tuples atau lebih, Anda dapat menggunakan operator concatenation "+".

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_concat.py

tup1 = (1983, 2012);
tup2 = ('Nursalim', 'Naura Krasiva');

# Buat variable tuples baru untuk menampung hasil penggabungan
tup3 = tup1 + tup2;
print (tup3)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

(1983, 2012, 'Nursalim', 'Naura Krasiva')

Menghapus Elemen Tuples


Pada tuples, Anda tidak diperbolehkan untuk menghapus sebagian elemen atau beberapa elemen saja. Anda harus menghapus semuanya.

Perhatikan contoh program berikut ini:

#Nama File : tuples_delete.py

tup = ('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012);

print (tup)
del tup;
print ("Setelah tuples di delete : ")
print (tup)


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

('Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012)
Setelah tuples di delete :
Traceback (most recent call last):
File "D:\python\tuples_delete.py", line 8, in
print (tup)
NameError: name 'tup' is not defined

Operasi Dasar Pada Tuples


Ada beberapa operasi dasar pada tuples yang sering kita gunakan, yaitu
  • penggabungan (concatenation)
  • repetisi (repetition)
  • membership
  • iterasi (iteration)
Contoh Program

Berikut contoh penggunaan operasi dasar diatas pada program:

#Nama File : tuples_operator.py

print ((1, 2, 3) + (4, 5, 6), "\n") # Concatenation
print (('Hi!') * 4, "\n") # Repetition
print (3 in (1, 2, 3),"\n") # Membership
for x in (1, 2, 3): print (x) # Iteration

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

(1, 2, 3, 4, 5, 6) 

Hi!Hi!Hi!Hi!

True

1
2
3



Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Tuples pada bahasa pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy learning Python Programmning.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Kamis, 24 Desember 2015

Pengenalan Macam-Macam Fungsi List Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Macam-Macam Fungsi List Pada Python.

Builtin List Function Python


Berikut macam-macam fungsi bawaan list:
  • len(list)
  • max(list)
  • min(list)
  • list(tuples)

Sedangkan di bawah ini adalah macam-macam method yang terdapat pada list:
  • list.append(obj)
  • list.count(obj)
  • list.extend(seq)
  • list.index(obj)
  • list.insert(index,obj)
  • list.pop(obj=list[-1])
  • list.remove(obj)
  • list.reverse()
  • list.sort([func])


len(list)


Fungsi len(list) digunakan untuk menghitung panjang sebuah list.

Contoh Program

#Nama File : list_len.py

list1, list2 = [123, 'xyz', 'zara'], [456, 'abc']

print ("Panjang list1 : ", len(list1))
print ("Panjang list2 : ", len(list2))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Panjang list1 :  3
Panjang list2 : 2

max(list)


Fungsi max(list) digunakan untuk menampilkan nilai maksimum dari sebuah list.

Contoh Program

#Nama File : list_max.py

values = [-100, 1, 10, 1000]

print("Nilai Maksimum: ", max(values))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai Maksimum:  1000

min(list)


Fungsi min(list) digunakan untuk menampilkan nilai minimum dari sebuah list.

Contoh Program

#Nama File : list_min.py

values = [-100, 1, 10, 1000]

print("Nilai Minimum: ", min(values))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai Minimum:  -100

list(tuples)


Fungsi list(tuples) digunakan untuk mengkonversi dari tuples menjadi list.

Contoh Program

#Nama File : list_convert.py

aTuples = (1234, 'abc', 'def', 'ghi', 4321);
aLists = list(aTuples)

print ("Elemen dari list : ", aLists)


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Elemen dari list :  [1234, 'abc', 'def', 'ghi', 4321]


list.append(obj)


Method list.append(obj) digunakan untuk menambahkan object obj ke dalam list.

Contoh Program

#Nama File : list_append.py

aList = [1234, 'abc', 'def', 'ghi'];
aList.append( 5432 );

print ("Hasil append : ", aList)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Hasil append :  [1234, 'abc', 'def', 'ghi', 5432]


list.count(obj)


Method list.count(obj) digunakan untuk menghitung sebuah object di dalam list.

Contoh Program

#Nama File : list_count.py

aList = ['abc', 123, 'abc', 'zara', 'abc', 123];

print ("Jumlah object 123 : ", aList.count(123))
print ("Jumlah object abc : ", aList.count('abc'))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Jumlah object 123 :  2
Jumlah object abc : 3


list.extend(seq)


Method list.extend(seq) digunakan untuk menambahkan (append) list seq ke dalam sebuah list.

Contoh Program

#Nama File : list_extend.py

list1 = [1234, 'abcd', 'efgh', 'xyz', 567];
list2 = [2015, 'dodol'];
list1.extend(list2)

print ("Extended List : ", list1)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Extended List :  [1234, 'abcd', 'efgh', 'xyz', 567, 2015, 'dodol']

list.index(obj)


Method list.index(obj) digunakan untuk mengetahui index atau posisi sebuah object di dalam list.

Contoh Program

#Nama File : list_index.py

aList = [123, 'abc', 'dodol', 'abc'];

print ("Index untuk abc : ", aList.index( 'abc' ))
print ("Index untuk dodol : ", aList.index( 'dodol' ))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Index untuk abc :  1
Index untuk dodol : 2


list.insert(index, obj)


Method list.insert(index, obj) digunakan untuk memasukkan sebuah object ke dalam index yang telah ditentukan.

Contoh Program

#Nama File : list_insert.py

aList = [123, 'xyz', 'zara', 'abc']

# Memasukkan object 2009 ke dalam index ke 3
aList.insert( 3, 2009)

print ("Hasil akhir list : ", aList)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Hasil akhir list :  [123, 'xyz', 'zara', 2009, 'abc']


list.remove(obj)


Method list.remove(obj) digunakan untuk menghapus object dari sebuah list.

Contoh Program

#Nama File : list_remove.py

aList = [1234, 'abc', 'defg', 'abc', 'xyz'];

aList.remove('abc');
print ("List : ", aList)

aList.remove(1234);
print ("List : ", aList)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

List :  [1234, 'defg', 'abc', 'xyz']
List : ['defg', 'abc', 'xyz']


list.reverse()


Method list.reverse() digunakan untuk membalik object di dalam list.

Contoh Program

#Nama File : list_reverse.py

aList = [1234, 'abc', 'defg', 'abc', 'xyz'];

print ("Before Reverse : ", aList)

aList.reverse();
print ("After Reverse : ", aList)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Before Reverse :  [1234, 'abc', 'defg', 'abc', 'xyz']
After Reverse : ['xyz', 'abc', 'defg', 'abc', 1234]


list.sort()


Method list.sort() digunakan untuk mengurutkan object di dalam list secara ascending. Object yang diurutkan harus sama tipe datanya.

Contoh Program

#Nama File : list_sort.py

aList = ["ghskh", 'xyz', 'zara', 'abc', 'lmngj'];

print ("Before Sort : ", aList)

aList.sort();
print ("After Sort : ", aList)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Before Sort :  ['ghskh', 'xyz', 'zara', 'abc', 'lmngj']
After Sort : ['abc', 'ghskh', 'lmngj', 'xyz', 'zara']


Sekian tutorial singkat tentang Macam-Macam Fungsi List Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan List Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar lebih detail tentang Pengenalan List. Tutorial ini mencakup tentang cara deklarasi variable list, cara mengakses nilai sebuah list, mengupdate nilai sebuah list, menghapus elemen sebuah list, operasi-operasi dasar yang ada di dalam list, fungsi-fungsi dasar list, dan lain sebagainya.

Pengenalan List Pada Python


Deklarasi Variable List


Seperti yang Anda ketahui, bahwa list adalah tipe data yang digunakan untuk menampung kumpulan dari beberapa data, baik yang bertipe sama maupun berbeda.

Data-data di dalam list dipisahkan dengan koma di dalam kurung siku.

Di bawah ini adalah contoh deklarasi variable yang bertipe list:

list1 = ['nursalim', 'naura', 1983, 2012];
list2 = [1, 2, 3, 4, 5 ];
list3 = ["a", "b", "c", "d","e"];


Mengakses Nilai Sebuah List


Untuk mengakses nilai dari sebuah list, bisa Anda perhatikan pada contoh program berikut:

# Nama File: list_access.py

list1 = ['Nursalim', 'Naura', 1983, 2012];
list2 = [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 ];
list3 = ["a", "b", "c", "d", "e", "f", "g" ];

print ("list1[0]: ", list1[0])
print ("list2[1:5]: ", list2[1:5])
print ("list3[-5]: ", list3[-5])

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

list1[0]:  Nursalim
list2[1:5]: [2, 3, 4, 5]
list3[-5]: c

Perhatikan contoh lainnya di bawah ini:

#Nama File : list_akses2.py

list = ['Belajar', 'BELAJAR', 'belajar', 'belaJAR']

print (list[3])
print (list[-3])
print (list[1:3])

Jika Anda jalankan program diatas, akan menampilkan output sebagai berikut:

belaJAR
BELAJAR
['BELAJAR', 'belajar']


Mengupdate Nilai Sebuah List


Untuk mengupdate nilai dari sebuah list, bisa Anda perhatikan pada contoh program berikut:

# Nama File: list_update.py

list1 = ['Nursalim', 'Naura', 1983, 2012];

print ("Nilai awal list index ke-2 : ")
print (list1[2])

#Mengupate nilai list index ke-2
list1[2] = 1984;

print ("Nilai akhir list index ke-2 : ")
print (list1[2])

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Nilai awal list index ke-2 : 
1983
Nilai akhir list index ke-2 :
1984

Menghapus Elemen Sebuah List


Untuk menghapus elemen sebuah list, Anda dapat menggunakan perintah del di ikuti dengen elemen list yang akan Anda hapus.

Perhatikan contoh program berikut:

#Nama File : list_delete.py

list1 = ['Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012];

print (list1)
del list1[2];
print ("Setelah dihapus index ke 2 : ")
print (list1)

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

['Nursalim', 'Naura Krasiva', 1983, 2012]
Setelah dihapus index ke 2 :
['Nursalim', 'Naura Krasiva', 2012]

Operasi Dasar Pada List


Ada beberapa operasi-operasi dasar yang sering digunakan pada list, yaitu:
  • Penggabungan (concatenation) menggunakan tanda "+"
  • Perulangan (repetition) menggunakan tanda "*"
  • Membership menggunakan tanda "in"
  • Iterasi (Interation) menggunakan tanda ":"

Contoh Program

#Nama File : list_operator.py

print ([1, 2, 3] + [4, 5, 6], "\n") # Concatenation
print (['Hi!'] * 4, "\n") # Repetition
print (3 in [1, 2, 3],"\n") # Membership
for x in [1, 2, 3]: print (x) # Iteration

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

[1, 2, 3, 4, 5, 6] 

['Hi!', 'Hi!', 'Hi!', 'Hi!']

True

1
2
3


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan List Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Pyhton Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Jumat, 18 Desember 2015

Pengenalan Macam-Macam Fungsi String Pada Python

Pada tutorial Python ini, kita akan membahas tentang Pengenalan Macam-Macam Fungsi String Bawaan (Built-in) Pada Bahasa Pemrograman Python beserta contohnya.

Built-in String Function in Python


Berikut ini adalah macam-macam fungsi string yang terdapat pada bahasa pemrograman Python:
  • capitalize()
  • center()
  • count()
  • decode()
  • encode()
  • endswith()
  • expandtabs()
  • find()
  • index()
  • isallnum()
  • isalpha()
  • isdecimal()
  • isdigit()
  • isspace()
  • istitle()
  • isupper()
  • join()
  • len()
  • ljust()
  • lower()
  • lstrip()
  • maketrans()
  • max()
  • min()
  • replace()
  • rfind()
  • rjust()
  • rstrip()
  • split()
  • splitlines()
  • strip()
  • swapcase()
  • upper()
  • zfill()

capitalize(str)


Fungsi capitalize(str) digunakan untuk menampilkan string str dengan huruf pertama adalah huruf kapital.

Contoh Progam

#Nama File: string_format.py

print ("Perkenalkan nama saya %s berumur %d tahun!" % ('Nursalim', 25))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Selamat belajar python semoga menyenangkan


center(width[, fillchar])


Fungsi center(width[, fillchar]) akan menampilkan string pada posisi tengah sampai dengan panjang string (width) dengan tambahan karakter tertentu (padding),

Contoh Program

#Nama File: string_center.py

str = "belajar python asyik";

print ("str.center(40, 'a') : ", str.center(40, 'a'))
print ("str.center(40) : ", str.center(40))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

str.center(40, 'a') :  aaaaaaaaaabelajar python asyikaaaaaaaaaa
str.center(40) : belajar python asyik


count(sub, start= 0,end=len(string))


Fungsi count() digunakan untuk menghitung jumlah sebuah string atau substring. Ada beberapa parameter yang terdapat pada fungsi count() ini yaitu:
  • sub adalah subtring atau string yang dicari
  • start adalah indeks permulaan pencarian
  • end adalah indeks terakhir pencarian

Contoh Program

#Nama File: string_count.py

str = "Belajar Python sangat menyenangkan sekali....keren!!!";

sub = "a";
print ("str.count(sub, 4, 40) : ", str.count(sub, 4, 40))
sub = "an";
print ("str.count(sub) : ", str.count(sub))


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

str.count(sub, 4, 40) :  6
str.count(sub) : 3

decode(encoding='UTF-8',errors='strict')


encode(encoding='UTF-8',errors='strict')


endswith(suffix[, start[, end]])



Sekian tutorial singkat tentang Macam-Macam Fungsi String Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim

Baca selengkapnya

Kamis, 17 Desember 2015

Pengenalan String Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan String Pada Python. Tutorial ini akan membahas lebih detail tentang cara deklarasi string, mengakses string, memanipulasi atau mengupdate string, pengenalan escape character, memformat string, dan penggunaan operator pada string.

String In Python


Deklarasi String


Untuk membuat atau deklarasi sebuah string, Anda dapat menggunakan petik tunggal (single quote) maupun petik ganda (double quote).

Perhatikan dua contoh program berikut ini:

Contoh Program #1

#Nama File: deklarasi_string1.py

print ("Selamat Belajar Pemrograman Python")
print ('Selamat Belajar Pemrograman Python')

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Selamat Belajar Pemrograman Python
Selamat Belajar Pemrograman Python

Contoh Program #2

#Nama File: deklarasi_string2.py

var1 = "Selamat Belajar Pemrograman Python\n"
var2 = 'Selamat Belajar Pemrograman Python\n'

print (var1)
print (var2)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Selamat Belajar Pemrograman Python

Selamat Belajar Pemrograman Python


Mengakses String


Untuk mengakses sebuah string, Anda dapat menggunakan tanda kurung siku (bracket) "[ ]" disertai dengan index dari sebuah string.

Contoh Program

#Nama File: string_substring.py

var1 = 'Selamat Belajar!'
var2 = "Bahasa Pemrograman Python"

# Mengakses index ke 0 dari string
print ("var1[0]: ", var1[0])

# Mengakses index ke 1 s/d 8 dari string
print ("var2[3:8]: ", var2[1:8])


Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

var1[0]:  S
var2[3:8]: ahasa P


Mengupdate String


Di bawah ini adalah contoh program Python untuk mengupdate string.

#Nama File: string_substring.py

var1 = 'Belajar Menyenangkan!'

print ("Updated String :- ", var1[:8] + 'Python Sangat Menyenangkan')

Jika program diatas Anda jalanka, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Updated String :-  Belajar Python Sangat Menyenangkan


Escape Character


Di bawah ini adalah tabel beberapa escape character yang terdapat pada bahasa pemrograman Python:

Escape characterDeskripsi
\abell atau alert
\bbackspace
\cxcontrol-x
\eescape
\fformfeed
\nnew line
\rcarriage return
\sspace
\ttab
\vvertical tab

Operator Pada String


Di bawah ini adalah tabel macam-macam operator yang dapat Anda gunakan dalam operasi string:

OperatorOperator
+Operator penggabungan (konkatenasi)
*Operator pengulangan (repetisi)
[]Mengambil karakter dari sebuah string
[:]Mengambil karakter dari sebuah string berdasarkan range (substring)
%Digunakan untuk mempformat string

Contoh Program

#Nama File: string_operator.py

var1 = 'Belajar Python!'
var2 = ' Sangat menyenangkan!'

#operator concatenation
print ("Hasil penggabungan : ", var1 + var2)

#Operator repetition
print ("Hasil repetisi : ", var1 * 3)

#Operator []
print ("Hasil : ", var1[3])

#Operator [:]
print ("Hasil : ", var1[0:8])

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Hasil penggabungan :  Belajar Python! Sangat menyenangkan!
Hasil repetisi : Belajar Python!Belajar Python!Belajar Python!
Hasil : a
Hasil : Belajar


Memformat String


Untuk memformat sebuah string Anda dapat menggunakan tanda persen "%".Di bawah ini adalah contoh program untuk memformat sebuah string.

#Nama File: string_format.py

print ("Perkenalkan nama saya %s berumur %d tahun!" % ('Nursalim', 25))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

Perkenalkan nama saya Nursalim berumur 25 tahun!


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan String Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python.

salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Senin, 14 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Trigonometri Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang macam-macam fungsi trigonometi pada bahasa pemrograman Python.

Trigonometry Function In Python


Fungsi-fungsi trigonometri yang akan kita bahas lebih detail pada tutorial ini meliputi:
  • Fungsi acos(x)
  • Fungsi asin(x)
  • Fungsi atan(x)
  • Fungsi atan2(y,x)
  • Fungsi cos(x)
  • Fungsi hypot(x,y)
  • Fungsi sin(x)
  • Fungsi tan(x)
  • Fungsi degrees(x)
  • Fungsi radians(x)

Fungsi acos(x)


Fungsi acos(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc cosinus dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Progam

#Nama File : number_acos.py
import math

print ("acos(-1) : ", math.acos(-1))
print ("acos(-0.50) : ", math.acos(-0.50))
print ("acos(0) : ", math.acos(0))
print ("acos(0.50) : ", math.acos(0.50))
print ("acos(1) : ", math.acos(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

acos(-1) :  3.141592653589793
acos(-0.50) : 2.0943951023931957
acos(0) : 1.5707963267948966
acos(0.50) : 1.0471975511965979
acos(1) : 0.0

Fungsi asin(x)


Fungsi asin(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc sinus dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_asin.py
import math

print ("asin(-1) : ", math.asin(-1))
print ("asin(-0.50) : ", math.asin(-0.50))
print ("asin(0) : ", math.asin(0))
print ("asin(0.50) : ", math.asin(0.50))
print ("asin(1) : ", math.asin(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

asin(-1) :  -1.5707963267948966
asin(-0.50) : -0.5235987755982989
asin(0) : 0.0
asin(0.50) : 0.5235987755982989
asin(1) : 1.5707963267948966


Fungsi atan(x)


Fungsi atan(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc tangen dari sebuah bilangan x. Dimana x adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_atan.py
import math

print ("atan(-1) : ", math.atan(-1))
print ("atan(-0.50) : ", math.atan(-0.50))
print ("atan(0) : ", math.atan(0))
print ("atan(0.50) : ", math.atan(0.50))
print ("atan(1) : ", math.atan(1))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

atan(-1) :  -0.7853981633974483
atan(-0.50) : -0.4636476090008061
atan(0) : 0.0
atan(0.50) : 0.4636476090008061
atan(1) : 0.7853981633974483

Fungsi atan2(y,x)


Fungsi atan2(y,x) akan menghasilkan nilai atan y/x dalam radian.

Contoh Program

#Nama File : number_atan2.py
import math

print ("atan2(-0.50,-0.50) : ", math.atan2(-0.50,-0.50))
print ("atan2(0.50,0.50) : ", math.atan2(0.50,0.50))
print ("atan2(5,5) : ", math.atan2(5,5))
print ("atan2(-10,10) : ", math.atan2(-10,10))
print ("atan2(10,20) : ", math.atan2(10,20))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

atan2(-0.50,-0.50) :  -2.356194490192345
atan2(0.50,0.50) : 0.7853981633974483
atan2(5,5) : 0.7853981633974483
atan2(-10,10) : -0.7853981633974483
atan2(10,20) : 0.4636476090008061

Fungsi cos(x)


Fungsi cos(x) digunakan untuk menampilkan nilai cosinus dari sebuah bilangan x. Dimana hasilnya adalah antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_cos.py
import math

print ("cos(60) : ", math.cos(60))
print ("cos(45) : ", math.cos(45))
print ("cos(0) : ", math.cos(0))
print ("cos(90) : ", math.cos(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

cos(60) :  -0.9524129804151563
cos(45) : 0.5253219888177297
cos(0) : 1.0
cos(90) : -0.4480736161291701

Fungsi hypot(x,y)


Fungsi hypot(x,y) akan menghasil bentuk Ecludean, akar dari x*x + y*y.

Contoh Program

#Nama File : number_hypot.py

import math
print ("hypot(3, 2) : ", math.hypot(3, 2))
print ("hypot(-3, 3) : ", math.hypot(-3, 3))
print ("hypot(0, 2) : ", math.hypot(0, 2))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

hypot(3, 2) :  3.605551275463989
hypot(-3, 3) : 4.242640687119285
hypot(0, 2) : 2.0


Fungsi sin(x)


Fungsi sin(x) digunakan untuk menampilkan nilai sinus dari sebuah bilangan x. Hasilnya adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_sin.py
import math

print ("sin(60) : ", math.sin(60))
print ("sin(45) : ", math.sin(45))
print ("sin(0) : ", math.sin(0))
print ("sin(90) : ", math.sin(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

sin(60) :  -0.3048106211022167
sin(45) : 0.8509035245341184
sin(0) : 0.0
sin(90) : 0.8939966636005579

Fungsi tan(x)


Fungsi tan(x) digunakan untuk menampilkan nilai tangen dari sebuah bilangan x. Hasilnya adalah bilangan antara -1 sampai dengan 1.

Contoh Program

#Nama File : number_tan.py
import math

print ("tan(60) : ", math.tan(60))
print ("tan(45) : ", math.tan(45))
print ("tan(0) : ", math.tan(0))
print ("tan(90) : ", math.tan(90))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

tan(60) :  0.320040389379563
tan(45) : 1.6197751905438615
tan(0) : 0.0
tan(90) : -1.995200412208242

Fungsi degrees(x)

Fungsi ini akan mengkonversi dari radian x menjadi degrees.

Contoh Program

##Nama File : number_degrees.py

import math
print ("degrees(3) : ", math.degrees(3))
print ("degrees(-3) : ", math.degrees(-3))
print ("degrees(0) : ", math.degrees(0))
print ("degrees(math.pi) : ", math.degrees(math.pi))
print ("degrees(math.pi/2) : ", math.degrees(math.pi/2))
print ("degrees(math.pi/4) : ", math.degrees(math.pi/4))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

degrees(3) :  171.88733853924697
degrees(-3) : -171.88733853924697
degrees(0) : 0.0
degrees(math.pi) : 180.0
degrees(math.pi/2) : 90.0
degrees(math.pi/4) : 45.0


Fungsi radians(x)


Fungsi ini akan mengkonversi dari degrees menjadi radian.

Contoh Program

##Nama File : number_radian.py

import math
print ("radians(3) : ", math.radians(3))
print ("radians(-3) : ", math.radians(-3))
print ("radians(0) : ", math.radians(0))
print ("radians(math.pi) : ", math.radians(math.pi))
print ("radians(math.pi/2) : ", math.radians(math.pi/2))
print ("radians(math.pi/4) : ", math.radians(math.pi/4))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output sebagai berikut:

radians(3) :  0.05235987755982989
radians(-3) : -0.05235987755982989
radians(0) : 0.0
radians(math.pi) : 0.05483113556160755
radians(math.pi/2) : 0.027415567780803774
radians(math.pi/4) : 0.013707783890401887


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Trigonometi Pada Bahasa Pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 12 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Random Number Pada Python

Pada tutorial Python ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Fungsi Random Number yang biasanya digunakan untuk simulasi aplikasi, testing aplikasi, aplikasi keamanan, maupun aplikasi permainan (games).

Random Number Function In Python


 Fungsi Random Number yang akan kita bahas pada tutorial ini meliputi:
  • Fungsi choice(seq)
  • Fungsi randrange([start,]stop[,step])
  • Fungsi random()
  • Fungsi seed([x])
  • Fungsi shuffle(list)
  • Fungsi uniform(x,y)

Fungsi choice(seq)


Fungsi ini akan mengembalikan sebuah item random dari sebuah list, tuple, maupung string. parameter seq merupakan sebuah list, tuple, maupun string.

Contoh Program

#Nama File: random_choice.py

import random

#menampilkan bilangan random dari sebuah list
print ("choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : ", random.choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]))

#menampilkan huruf random dari sebuah string
print ("choice('Belajar Python Asyik') : ", random.choice('Belajar Python Asyik'))

Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menghasilkan random output sebagai berikut:

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) :  13
choice('Belajar Python Asyik') : y

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : 51
choice('Belajar Python Asyik') : n

choice([10, 2, 13, 51, 9, 100, 7]) : 51
choice('Belajar Python Asyik') : o


Fungsi randrange([start,]stop[,step])


Fungsi ini akan mengembalikan bilangan random berdasarkan jangkauan atau range(start, stop, step). Dimana start adalah awal dari sebuah range, stop adalah akhir sebuah range, dan step adalah output bilangan random number.

Contoh Program

#Nama File: random_randrange.py

import random

# Menampilkan bilangan random 100 <= number < 1000
print ("randrange(100, 1000, 2) : ", random.randrange(100, 1000, 2))

# Menampilkan bilangan random 100 <= number < 1000
print ("randrange(100, 1000, 3) : ", random.randrange(100, 1000, 3))

Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menampilkan bilangan number seperti berikut:

randrange(100, 1000, 2) :  198
randrange(100, 1000, 3) : 709

randrange(100, 1000, 2) : 712
randrange(100, 1000, 3) : 676

randrange(100, 1000, 2) : 670
randrange(100, 1000, 3) : 781


Fungsi random()


Fungsi ini akan mengembalikan bilangan float random x, dimana 0 < x < 1. Fungsi random() tidak memiliki parameter masukan.

Contoh Program

#Nama File: random_random.py

import random

# Menampilkan bilangan float random
print ("random() : ", random.random())

# Menampilkan bilangan float random
print ("random() : ", random.random())


Jika program diatas Anda jalankan berkali-kali, maka akan menghasilkan output bilangan float random seperti berikut:

random() :  0.39980701338337044
random() : 0.5818706054300397

random() : 0.2927022397944453
random() : 0.8995384721832257

random() : 0.08346641780526765
random() : 0.3722392132062019

Fungsi seed([x])


Contoh Program

#Nama File: random_seed.py

import random

random.seed( 10 )
print ("Random number with seed 10 : ", random.random())

# It will generate same random number
random.seed( 11 )
print ("Random number with seed 11 : ", random.random())

# It will generate same random number
random.seed( 12 )
print ("Random number with seed 12 : ", random.random())

Jika program diatas Anda jalan, maka akan menampilkan output bilangan random sebagai berikut:

Random number with seed 10 :  0.5714025946899135
Random number with seed 11 : 0.4523795535098186
Random number with seed 12 : 0.4745706786885481


Fungsi shuffle(list)


Contoh Program

#Nama File: random_shuffle.py

import random

list = [100, 76, 19, 25];
random.shuffle(list)
print ("Reshuffled list : ", list)

random.shuffle(list)
print ("Reshuffled list : ", list)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

Reshuffled list :  [25, 19, 100, 76]
Reshuffled list : [76, 100, 19, 25]


Fungsi uniform(x,y)


Fungsi uniform(x,y) digunakan untuk menampilkan bilangan float random dengan batas awal bilangan x, dan batas akhir bilangan y.

Contoh Program

#Nama File: random_uniform.py
import random

#Menampilkan random float number dengan batas awal 5 dan batas akhir 10
print ("Random Float uniform(5, 10) : ", random.uniform(5, 10))

#Menampilkan random float number dengan batas awal 7 dan batas akhir 14
print ("Random Float uniform(7, 14) : ", random.uniform(7, 14))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

Random Float uniform(5, 10) :  8.043216077583105
Random Float uniform(7, 14) : 9.231322052003724


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Random Number Pada Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim





Baca selengkapnya

Pengenalan Data Scalar Pada Perl

Pada tutorial Perl kali ini, kita akan belajar Pengenalan Data Scalar Pada Bahasa Pemrograman Perl. Scalar atau data tunggal adalah sebuah string, bilangan integer, sebuah paragraf, maupun sebuah bilangan desimal.

Data Scalar In Perl

Numeric Scalar


Dibawah ini adalah contoh implementasi Numeric Scalar pada program:

#Nama File: numeric_scalar.pl

$integer = 200;
$negative = -300;
$floating = 200.340;
$bigfloat = -1.2E-23;

# 377 octal, same as 255 decimal
$octal = 0377;

# FF hex, also 255 decimal
$hexa = 0xff;

print "Bilangan Integer = $integer\n";
print "Bilangan Negative = $negative\n";
print "Bilangan Floating = $floating\n";
print "Bilangan Bigfloat = $bigfloat\n";
print "Bilangan Octal = $octal\n";
print "Bilangan Hexa = $hexa\n";

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\numeric_scalar.pl
integer = 200
negative = -300
floating = 200.34
bigfloat = -1.2e-023
octal = 255
hexa = 255


String Scalar


Di bawah ini adalah contoh implementasi String Scalar pada program:

#Nama File: string_scalar.pl

$var = "Ini adalah sebuah contoh string scalar";
$quote = 'String di dalam single quote - $var';
$double = "String di dalam double quote - $var";

$escape = "Contoh penggunaan escape character -\tHello, World!";

print "var = $var\n";
print "quote = $quote\n";
print "double = $double\n";
print "escape = $escape\n";

Jika progam diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

C:\>perl d:\perl\string_scalar.pl
var = Ini adalah sebuah contoh string scalar
quote = String di dalam single quote - $var
double = String di dalam double quote - Ini adalah sebuah contoh string scalar
escape = Contoh penggunaan escape character - Hello, World!


Operasi Pada Data Scalar


Anda dapat melakukan operasi pada data scalar seperti operasi aritmatika (penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian), operasi penggabungan (concatenation), dan lain sebagainya.

Dibawah ini contoh program implementasi operasi aritmatika dan penggabungan data scalar.

#Nama File: scalar_operation.pl

$str = "Belajar" . "Perl"; # Menggabungkan dua string.
$add = 5 + 10; # operasi penambahan.
$multiply = 4 * 5; # operasi perkalian.
$mix = $str . $add; # menggabungkan string dan number.

print "str = $str\n";
print "add = $add\n";
print "multiply = $multiply \n";
print "mix = $mix\n";

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

C:\>perl d:\perl\scalar_operation.pl
str = BelajarPerl
add = 15
multiply = 20
mix = BelajarPerl15


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Data Scalar Pada Perl. Semoga bermanfaat & Happy Learning.


Baca selengkapnya

Jumat, 11 Desember 2015

Pengenalan Fungsi Matematika Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan membahas tentang Pengenalan Fungsi Matematika Pada Bahasa Pemrograman Python.



Fungsi Matematika adalah salah satu fungsi bawaan (built-in function) pada Python yang digunakan untuk melakukan operasi matematika.

Di bawah ini adalah macam-macam fungsi matematika yang tedapat di bahasa pemrograman Python:
  • Fungsi abs(x)
  • Fungsi ceil(x)
  • Fungsi exp(x)
  • Fungsi fabs(x)
  • Fungsi floor(x)
  • Fungsi log(x)
  • Fungsi log10(x)
  • Fungsi max(x1, x2, x3, ...)
  • Fungsi min (x1, x2, x3, ...)
  • Fungsi modf(x)
  • Fungsi pow(x,y)
  • Fungsi round(x[,n])
  • Fungsi sqrt(x)

Fungsi-fungsi matematika diatas, akan kita bahas lebih detail beserta contohnya pada sesi tutorial ini.

Fungsi abs(x)


Fungsi abs(x) digunakan untuk menampilkan nilai absolute dari sebuah bilangan x.

Contoh Program

Dibawah ini adalah contoh penggunaan fungsi abs(x) pada program Python:

#File Name: fungsi_abs.py

print ("abs(-50) : ", abs(-50))
print ("abs(105.22) : ", abs(105.22))
print ("abs(120) : ", abs(120))


Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

abs(-50) :  50
abs(105.22) : 105.22
abs(120) : 120


Fungsi ceil(x)


Fungsi ceil(x) digunakan untuk membulatkan kebawah dari sebuah bilangan x.

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh penggunaan fungsi ceil(x) pada program Python:

#File Name: fungsi_ceil.py

import math # This will import math module

print ("math.ceil(-50.25) : ", math.ceil(-50.25))
print ("math.ceil(100.12) : ", math.ceil(100.12))
print ("math.ceil(100.72) : ", math.ceil(100.72))
print ("math.ceil(120) : ", math.ceil(120))
print ("math.ceil(math.pi) : ", math.ceil(math.pi))

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

math.ceil(-50.25) :  -50
math.ceil(100.12) : 101
math.ceil(100.72) : 101
math.ceil(120) : 120
math.ceil(math.pi) : 4

Fungsi exp(x)


Fungsi exp(x) digunakan untuk menampilkan bilangan eksponesial dari bilangan x.

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh penggunaan fungsi exp(x) pada program Python

#File Name: fungsi_exp.py
import math # This will import math module

print ("math.exp(-100) : ", math.exp(-100))
print ("math.exp(100) : ", math.exp(100))
print ("math.exp(90.50) : ", math.exp(90.50))
print ("math.exp(math.pi) : ", math.exp(math.pi))

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

math.exp(-100) :  3.720075976020836e-44
math.exp(100) : 2.6881171418161356e+43
math.exp(90.50) : 2.012104870174333e+39
math.exp(math.pi) : 23.140692632779267


Lanjut...

Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Fungsi Matermatika Pada Bahasa Pemrogaman Python
Baca selengkapnya

Pengenalan Tipe Data Pada Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Tipe Data Pada Bahasa Pemrograman Python.



Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang bertipe Loosely Typed Language, Artinya tidak membutuhkan atau menyertakan tipe data sewaktu Anda membuat sebuah variable. Tipe data pada bahasa pemrograman Python mirip dengan tipe data pada bahasa pemrograman Perl.

Tetapi secara dasar, Python memiliki beberapa tipe data, yaitu:
  • Tipe Data String
  • Tipe Data Number
  • Tipe Data Boolean
  • Tipe Data Tuples
  • Tipe Data List
  • dan Tipe Data Dictionary
Keenam tipe data diatas akan kita bahas satu persatu pada tutorial ini.

Tipe Data String


Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai atau value yang berupa string atau karakter atau huruf.

Pada bahasa pemrograman Python, tipe data string dapat dibentuk dengan menggunakan petik tunggal (single quote), petik ganda (double quote), dan petik tiga (tipple quote). Khusus untuk triple quote, Anda dapat menggunakan beberapa baris string tanpa menggunakan escape character '\n' (new line).

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi tipe data string pada program.

# string_datatype.py

x = "Selamat Datang"
y = 'Selamat Belajar Python'
z = """
belajar
bahasa python
sangat
menyenangkan
"""

print (x)
print (y)
print (z)


Apabila Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output seperti berikut:

Selamat Datang
Selamat Belajar Python

belajar
bahasa python
sangat
menyenangkan


Tipe Data Number


Tipe Data Number digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk numerik seperti int (integer), long, float, dan bilangan kompleks (complex number).

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh program penggunaan tipe data number:

# Nama File: number_datatype.py

#integer number
_int1 = 100
_int2 = -600
_int3 = 0x69
print ("==== Integer Number ====")
print (_int1)
print (_int2)
print (_int3)

#Float number
print ("\n==== Float Number ====")
_float1 = 0.0
_float2 = -21.9
_float3 = 70.2E-29

print (_float1)
print (_float2)
print (_float3)

#complex number
_complex1 = 3.14j
_complex2 = .876j
_complex3 = 4.53e-7j

print ("\n==== Complex Number ====")
print (_complex1)
print (_complex2)
print (_complex2)

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

==== Integer Number ====
100
-600
105

==== Float Number ====
0.0
-21.9
7.02e-28

==== Complex Number ====
3.14j
0.876j
0.876j

Tipe Data Boolean


Tipe data Boolean digunakan menyimpan data yang mempunyai nilai true atau false.

Tipe Data Tuples


Tipe data Tuples adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan data koleksi (kumpulan dari beberapa tipe data). Ciri dari tipe data tuples adalah memiliki tanda kurung buka dan kurung tutup "( )".

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi tipe data tuples pada program Python:

# Nama File: tuples_datatype.py

tuple1 = ( 'vwxyz', 123 , 1.15, 'Nursalim', 70.2 )
tuple2 = (123, 'Al Farizi')

print ( tuple1 ) # Menampilkan semua data pada tuple
print ( tuple1[0] ) # Menampilkan elemen pertama pada tuple
print ( tuple1[1:3] ) # Menampilkan data dari elemen kedua sampai ketiga
print ( tuple1[2:] ) # Menampilkan data dimulai dari elemen ketiga
print ( tuple2 * 2 ) # Menampilkan data tupe dua kali
print ( tuple1 + tuple2 ) # Menggabungkan tuple1 sama dengan tuple2

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menampilkan output seperti berikut:

('vwxyz', 123, 1.15, 'Nursalim', 70.2)
vwxyz
(123, 1.15)
(1.15, 'Nursalim', 70.2)
(123, 'Al Farizi', 123, 'Al Farizi')
('vwxyz', 123, 1.15, 'Nursalim', 70.2, 123, 'Al Farizi')


Tipe Data List


Tipe Data List adalah tipe data yang mirip dengan tipe data tuples, yaitu untuk menyimpan data koleksi (kumpulan data beberapa tipe data). Ciri dari tipe data tuples adalah memiliki tanda kurung siku "[ ]".

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi tipe data list pada program Python:

# Nama File: list_datatype.py

list1 = ( 'vwxyz', 123 , 1.15, 'Nursalim', 70.2 )
list2 = (123, 'Al Farizi')

print ( list1 ) # Menampilkan semua data pada list
print ( list1[0] ) # Menampilkan elemen pertama pada list
print ( list1[1:3] ) # Menampilkan data dari elemen kedua sampai ketiga
print ( list1[2:] ) # Menampilkan data dimulai dari elemen ketiga
print ( list2 * 2 ) # Menampilkan data list dua kali
print ( list1 + list2 ) # Menggabungkan list1 sama dengan list2

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

('vwxyz', 123, 1.15, 'Nursalim', 70.2)
vwxyz
(123, 1.15)
(1.15, 'Nursalim', 70.2)
(123, 'Al Farizi', 123, 'Al Farizi')
('vwxyz', 123, 1.15, 'Nursalim', 70.2, 123, 'Al Farizi')


Tipe Data Dictionary


Tipe data Dictionary adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk pasangan key dan value. Tipe data ini mirip dengan Map pada bahasa pemrograman Java.

Contoh Program

Dibawah ini adalah contoh implementasi tipe data dictionary pada program Python:

# Nama File: dictionary_datatype.py

dict = {}
dict['one'] = "Ini elemen pertama"
dict[2] = "Ini elemen kedua"

tinydict = {'nama': 'Nursalim','employeeid':6734, 'departemen': 'IT'}


print ( dict['one'] ) # Prints value for 'one' key
print ( dict[2] ) # Prints value for 2 key
print ( tinydict ) # Menampilkan semua data pada dictionary
print ( tinydict['nama'] ) # Menampilkan nilai dari key nama
print ( tinydict.keys() ) # Menampikan semua key
print ( tinydict.values() ) # Menampilkan semua value

Jika Anda jalankan program diatas, maka akan menghasilkan output sebagai berikut:

Ini elemen pertama
Ini elemen kedua
{'departemen': 'IT', 'employeeid': 6734, 'nama': 'Nursalim'}
Nursalim
dict_keys(['departemen', 'employeeid', 'nama'])
dict_values(['IT', 6734, 'Nursalim'])


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Tipe Data Pada Bahasa Pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Selasa, 08 Desember 2015

Perulangan Pada Python

Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang Perulangan Pada Bahasa Pemrograman Python. Perulangan pada bahasa pemrograman digunakan untuk menjalankan program berkali-kali.

Perulangan Pada Python


Perhatikan contoh berikut ini:

#Nama file: tanpa_perulangan.py

print ("1")
print ("2")
print ("3")
print ("4")
print ("5")
print ("6")
print ("7")
print ("8")
print ("9")
print ("10")


Contoh program diatas adalah program untuk menampilkan angka 1 sampai dengan 10 tanpa perulangan. Tanpa menggunakan perulangan, programmer harus menuliskan semua statement diatas sehingga source code menjadi lebih banyak dan tidak efisien. Bayangkan kalau programmer disuruh menampilkan angka 1 sampai dengan 1000000 tanpa menggunakan perulangan, saya jamin programmer akan jatuh pingsan :)

Dengan menggunakan perulangan, source code lebih pendek dan efisien. Perhatikan contoh program untuk mencetak angka 1 sampai dengan 10 dengan menggunakan konsep perulangan di bawah ini.

#Nama file: dengan_perulangan.py

i = 1
while(i < 11):
print(i)
i = i+1

Bandingkan kedua program diatas, Mana yang lebih efisien? Mana yang lebih simple?

Ada 3 macam bentuk perulangan pada Python, yaitu:
  • FOR Loop
  • WHILE Loop
  • dan Loop bersarang (Nested Loop)

Selain membahas 3 bentuk perulangan diatas, tutorial ini juga membahas control perulangan, meliputi:
  • Break Statement
  • Continue Statement
  • dan Pass Statement

FOR Loop

FOR Loop digunakan untuk melakukan perulangan atau iterasi sampai batas atau range yang telah ditentukan.

Dibawah ini adalah sintak dasar FOR Loop di Python.

for iterating_var in range:
statements(s)

Contoh Program

Perhatikan contoh program For Loop pada Python:

Contoh #1

# Nama file: for_loop1.py
# Program mencetak angka 1 s/d 10

i = 10
for i in range(10):
print(i+1)
i = i+1

Fungsi range() biasanya digunakan sebagai counter pada perulangan bentuk For. range(10) artinya menampikan perulangan sebanyak 10 elemen.

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan angka 1 sampai dengan 10 seperti output di bawah ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Contoh #2

# Nama file: for_loop2.py
# Program mencetak angka -1 s/d 8

i = 10
for i in range(-10, 10, 2): # range(range awal, range akhir, selisih)
print(i)


Perhatikan pada range(-10, 10, 2) artinya perulangan akan dimulai dari batas awal -10 sampai dengan batas akhir 10 dengan selisih 2.

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output berikut ini:

-10
-8
-6
-4
-2
0
2
4
6
8

Contoh #3

# Nama file: for_loop2.py
# Program menampilkan huruf Belajar Python
for huruf in 'Belajar Python':
print (huruf)

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

B
e
l
a
j
a
r

P
y
t
h
o
n

Contoh #4

Program berikut akan menampilkan perulangan dari list atau tupple.

# Nama file: for_loop4.py
# Program menampilkan huruf Belajar Python

makanan = ['Pizza', 'Nasi Bebek', 'Rujak Buah']
for makan in makanan:
print ("Makanan Favorit :", makan)

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

Makanan Favorit : Pizza
Makanan Favorit : Nasi Bebek
Makanan Favorit : Rujak Buah


While Loop

While Loop akan menjalankan statemet selama kondisi terpenuhi (atau bernilai true).

Di bawah ini adalah sintak dasar dari While Loop pada Python

Contoh Program

Coba Anda ketik program di bawah ini:

# Nama file: while_loop.py
# Program mencetak angka 1 s/d 10

i = 1
while(i < 11):
print(i)
i = i+1

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output seperti di bawah ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10


Infinite Loop


Infinite Loop adalah kondisi perulangan, dimana statement akan dijalankan terus menerus tanpa berhenti. Akan berhenti kalau Anda menekan tombol CTRL+C.

Di bawah ini contoh program Infinite Loop

# Nama file: inifinite_loop.py
# Program menampilkan tulisan Python tanpa henti

flag = 1

while (flag): print ("Python")
print ("Good bye!")


Nested Loop


Nested Loop secara sederhana adalah perulangan di dalam perulangan.

Di bawah ini adalah sintak dasar Nested Loop pada Python:

for iterating_var in sequence:
for iterating_var in sequence:
statements(s)
statements(s)

atau yang menggunakan while loop

while expression:
while expression:
statement(s)
statement(s)

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh program implementasi Nested Loop untuk mencetak bilangan prima dari 2 sampai 30.

# Nama file: nested_loop.py
# Program menampilkan bilangan prima dari 2 s/d 30

i = 2
while(i < 30):
j = 2
while(j <= (i/j)):
if not(i%j): break
j = j + 1
if (j > i/j) : print (i, " adalah bilangan prima")
i = i + 1

print ("Good bye!")


Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menampilkan output seperti di bawah ini.

2  adalah bilangan prima
3 adalah bilangan prima
5 adalah bilangan prima
7 adalah bilangan prima
11 adalah bilangan prima
13 adalah bilangan prima
17 adalah bilangan prima
19 adalah bilangan prima
23 adalah bilangan prima
29 adalah bilangan prima
Good bye!

Sekian tutorial singkat tentang Perulangan Pada Bahasa Pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Percabangan Pada Python

Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang percabangan (decision making) pada bahasa pemrograman Python. Percabangan adalah sebuah pernyataan pada bahasa pemrograman, dimana statement akan dijalankan jika kondisi memenuhi syarat atau bernilai true.

Percabangan Pada Python


Pada bahasa pemrograman Python, diasumsikan bahwa nilai yang tidak null dan tidak nol merupakan kondisi true, sedangkan nilai yang nol atau null merupakan kondisi false.

Perhatikan contoh program berikut ini:

# Nama File: percabangan.py

bil1 = 100
if bil1:
print ("Masuk kondisi if bil1")
print (bil1)

bil2 = 0
if bil2:
print ("Masuk kondisi if bil2")
print (bil2)

print("Selesai")

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

Masuk kondisi if bil1
100
Selesai


Ada 3 macam bentuk percabangan pada Python, yaitu:
  • IF Statement
  • IF...ELSE Statement
  • IF...ELIF...ELSE Statement
  • IF Bersarang (Nested If) 

Ketiga bentuk perulangan diatas akan kita bahas lebih detail pada tutorial ini:

IF Statement


IF statement digunakan untuk menyeleksi suatu ekspresi atau kondisi, jika bernilai benar (true) maka pernyataan atau statement akan dijalankan.

Berikut ini adalah sintak dasar dari IF statement:

if expression:
statement_executed

Contoh Program:

#Nama file: if_statement.py

hari = 3
if (hari==1):
print ("Hari Senin")

if (hari==2):
print ("Hari Selasa")

if (hari==3):
print ("Hari Rabu")

if (hari==4):
print ("Hari Kamis")

if (hari==5):
print ("Hari Jumat")

if (hari==6):
print ("Hari Sabtu")

if (hari==7):
print ("Hari Minggu")

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

Hari Rabu


IF...ELSE Statement


IF...ELSE Statement akan menyeleksi sebuah ekspresi, jika bernilai true akan menjalankan statement1, sedangkan jika bernilai false akan menjalankan statement2.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari IF...ELSE statement pada Python:

if expression:
statement1
else:
statement2


Contoh Program

#Nama file: if_else_statement.py

wajah = "cantik"
if (wajah=="cantik"):
print ("Jenis kelamin Perempuan")
else:
print ("Jenis kelamin Laki-Laki")

number1 = 10
if (number1):
print ("Bilangan sama dengan ", number1)
else:
print ("Bilangan tidak sama dengan ", number1)

number2 = 0
if (number2):
print ("Bilangan sama dengan 0")
else:
print ("Bilangan tidak sama dengan 0")

Jika program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

Jenis kelamin Perempuan
Bilangan sama dengan 10
Bilangan tidak sama dengan 0


IF...ELIF...ELSE Statement


IF...ELIF...ELSE statement sama seperti IF...ELSEIF...ELSE pada bahasa pemrograman Java, yaitu digunakan menyeleksi beberapa ekspresi (lebih dari satu), apabila eskpresi1 pertama bernilai true, maka akan dijalankan statement1, jika ekspresi2 kedua bernilai true, maka akan dijalankan statement2, dan seterusnya.

Di bawah ini adalah sintak dasari dari IF...ELIF...ELSE statement di Python:

if expression1:
statement1
elif expression2:
statement2
elif expression3:
statement3
else:
statement4

Contoh Program

#Nama file: if_elif_else_statement.py

hari = 9
if (hari==1):
print ("Hari ini hari Senin")
elif(hari==2):
print ("Hari ini hari Selasa")
elif(hari==3):
print ("Hari ini hari Rabu")
elif(hari==4):
print ("Hari ini hari Kamis")
elif(hari==5):
print ("Hari ini hari Jumat")
elif(hari==6):
print ("Hari ini hari Sabtu")
elif(hari==7):
print ("Hari ini hari Minggu")
else:
print ("Hari tidak terdaftar")

Apabila program diatas Anda jalankan, maka akan menghasilkan output di bawah ini:

Hari tidak terdaftar


IF Bersarang (Nested IF Statement)


IF bersarang adalah sebuah kondisi di dalam kondisi. Atau istilahnya IF statement di dalam IF statement lagi.

Di bawah ini adalah sintak dasar dari IF bersarang di Python

if expression1:
statement(s)
if expression2:
statement(s)
elif expression3:
statement(s)
else
statement(s)
elif expression4:
statement(s)
else:
statement(s)

Contoh Program

#Nama file: nested_if_statement.py

jenis_kelamin = "Pria"
umur = 20
if (jenis_kelamin=="Pria"):
if (umur >= 25):
print ("Pria boleh menikah")
else:
print ("Pria tidak boleh menikah")
elif(jenis_kelamin=="Wanita"):
if (umur >= 20):
print ("Wanita boleh menikah")
else:
print ("Wanita tidak boleh menikah")
else:
print ("Jenis kelamin tidak terdaftar")

Jika program diatas Anda eksekusi, maka akan menghasilkan output di bawah ini:

Pria tidak boleh menikah

Sekian tutorial singkat tentang Percabangan Pada Bahasa Pemrograman Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Sabtu, 05 Desember 2015

Pengenalan Operator Di Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan membahas lebih detail tentang Pengenalan Operator Pada Bahasa Pemrograman Python. Operator adalah salah satu simbol dalam bahasa pemrograman yang digunakan untuk memanipulasi nilai dari operand.

Operator Pada Python


Sebagai contoh:

1 + 3 = 4

  • 1 dan 3 merupakan sebuah operand
  • tanda plus "+" merupakan sebuah operator penjumlahan

Ada beberapa macam operator yang terdapat dalam bahasa pemrograman Python, yaitu:
  • Operator Aritmatika (Arithmetic Operator)
  • Operator Perbandingan (Comparison Operator)
  • Operator Penugasan (Assignment Operator)
  • Operator Logika (Logical Operator)
  • Operator Bitwise (Bitwise Operator)
  • Operator Membership (Membership Operator)
  • dan Operator Identitas (Identity Operator)
Ke tujuh operator di atas akan kita bahas lebih detail pada tutorial ini.

Operator Aritmatika


Operator Aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, perpangkatan, menghitung sisa bagi (modulus), dan lain sebagainya.

Di bawah ini adalah tabel operator aritmetika yang terdapat pada bahasa pemrograman Python.

OperatorDeskripsiContoh
+Untuk melakukan proses penjumlahan dua buah operand20 + 10
-Untuk melakukan proses pengurangan dua buah operand20 - 10
*Untuk melakukan proses perkalian dua buah operand20 * 10
/Untuk melakukan proses pembagian dua buah operand20 / 10
**Untuk melakukan proses pangkat dua buah operand20 ** 10

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh program implementasi operator aritmatika pada bahasa pemrograman Python:

Nama file: aritmatika_demo.py

a = 20;
b = 10;
c = 0;

c = a + b
print ("Hasil penjumlahan a dan b adalah", c)

c = a - b
print ("Hasil pengurangan a dan b adalah", c)

c = a * b
print ("Hasil perkalian a dan b adalah", c)

c = a / b
print ("Hasil pembagian a dan b adalah", c)

c = a % b
print ("Hasil sisa bagi a dan b adalah", c)

# ubah nilai a dan b
a = 2
b = 3
c = a**b
print ("Hasil dari a pangkat b adalah ", c)

Apabila program diatas di jalankan, maka akan menghasilkan output berikut ini:

Hasil penjumlahan a dan b adalah 30
Hasil pengurangan a dan b adalah 10
Hasil perkalian a dan b adalah 200
Hasil pembagian a dan b adalah 2.0
Hasil sisa bagi a dan b adalah 0
Hasil dari a pangkat b adalah 8

Operator Perbandingan


Operator perbandingan adalah operator yang digunakan untuk membandingan nilai dari masing-masing operand. Operator perbandingakan akan mengembalikan sebuah nilai boolan yaitu true atau false.

Di bawah ini adalah tabel macam-macam operator perbandingan yang terdapat pada bahasa pemrograman Python.

OperatorDeskripsiContoh
==Jika nilai operand A sama dengan operand B maka bernilai trueA==B
!=Jika nilai operand A tidak sama dengan operand B maka bernilai trueA!=B
<>Jika nilai operand A tidak sama dengan operand B maka bernilai trueA<>B
>Jika nilai operand A lebih dari operand B maka bernilai trueA>B
>=Jika nilai operand A lebih dari atau sama dengan operand B maka bernilai trueA>=B
<Jika nilai operand A kurang dari operand B maka bernilai trueA
<=Jika nilai operand A kurang dari atau sama dengan operand B maka bernilai trueA<=B

Contoh Program

Di bawah ini adalah contoh implementasi operator perbandingan pada program di Python:

Nama file: comparison_demo.py

a = 20
b = 10
c = 0

print ("a = ",a)
print ("b = ",b)

if ( a == b ):
print ("Baris 1 - a sama dengan b")
else:
print ("Baris 1 - a tidak sama dengan b")

if ( a != b ):
print ("Baris 2 - a tidak sama dengan b")
else:
print ("Baris 2 - a sama dengan b")

if ( a < b ):
print ("Baris 4 - a kurang dari b")
else:
print ("Baris 4 - a lebih dari b")

if ( a > b ):
print ("Baris 5 - a lebih dari b")
else:
print ("Baris 5 - a kurang dari b")

if ( a >= b ):
print ("Baris 6 - a lebih besar dari atau sama dengan b")
else:
print ("Baris 6 - a tidak lebih besar dari atau sama dengan b")

if ( a <= b ):
print ("Baris 7 - a lebih kecil dari atau sama dengan b")
else:
print ("Baris 7 - a tidak lebih kecil dari atau sama dengan b")


Jika program diatas dijalankan, maka akan menghasilkan output di bawah ini:

a =  20
b = 10
Baris 1 - a tidak sama dengan b
Baris 2 - a tidak sama dengan b
Baris 4 - a lebih dari b
Baris 5 - a lebih dari b
Baris 6 - a lebih besar dari atau sama dengan b
Baris 7 - a tidak lebih kecil dari atau sama dengan b

Operator Penugasan


Operator penugasan digunakan untuk memodifikasi nilai kedalam sebuah operator.

Operator Logika


Operator logika adalah operator yang digunakan dalam proses logika, yaitu menggunakan logika and, or, maupun logika not.

Operator Bitwise


Operator Bitwise digunakan untuk melakukan proses manipulasi bit (bilangan biner).

Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Operator Di Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Variable Di Python

Pada tutorial Python kali ini kita akan membahas tentang Pengenalan Variable Di Python. Variable adalah ruang atau lokasi di memori yang digunakan untuk menyimpan nilai sementara. Artinya bahwa ketika Anda membuat sebuah variable, berarti Anda telah 'memesan' sebuah ruang di dalam memori.

Variable Di Python


Di dalam bahasa pemrograman Python, Anda dapat membuat sebuah variable tanpa secara eksplisit memberikan tipe data kepada variable tersebut. Oleh karena itu variable di dalam bahasa Python bersifat dinamis, tanpa harus memberikan tipe data tertentu, dan Anda juga merubah nilai variable pada saat program dijalankan.

Aturan Penamaan Variable


Ada beberapa aturan penamaan sebuah variable di bahasa pemrograman Python, yaitu:
  • Huruf pertama harus berupa karakter atau huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z atau garis bawah (undescore).
  • Karakter selanjutnya dapat berupa tanda garis bawah (underscore) atau berupa angka 0 sampai dengan 9.
  • Nama variable di Python bersifat case sensitive, artinya variable totalGaji berbeda dengan variable Total_Gaji.

Contoh Program


Di bawah ini adalah contoh penggunaan variable dalam sebuah program di Python.


>>> nama = "Nursalim"               # Menginisialisai variable nama
>>> print (nama)
Nursalim

>>> umur = 20 # inisialisasi variable umur
>>> print (umur)
20

>>> type (umur) # mencetak tipe data variable umur
<class 'int'>

>>> umur = "dua puluh lima" # mengganti nilai variable umur

>>> print (umur)
dua puluh lima

>>> type (umur)
<class 'str'>

>>> # Menghitung luas segitiga
>>> alas = 20
>>> tinggi = 10
>>> luas = 0.5 * alas * tinggi

>>> print ("Luas segitiga adalah ", luas)
Luas segitiga adalah  100.0


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Variable Di Python. Semoga bermanfaat & Happy Lerning Python Programming.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Pengenalan Sintak Dasar Di Python

Pada tutorial Python kali ini, kita akan belajar tentang Pengenalan Sintak Dasar Di Python. Pada tutorial ini akan di bahas lebih detail tentang penggunaan identifier atau pengenal di Python, reserved word atau kata cadangan di Python, komentar atau comment di Python, penggunaan multi line statement, dan lain sebagainya.

Sintak Dasar Python


Identifier Di Python


Identifier atau pengenal adalah salah satu komponen dalam bahasa pemrograman yang digunakan sebagai nama atau pengenal untuk variabel, function, class, module dan lain sebagainya.

Ada beberapa aturan yang digunakan dalam membuat sebuah identifier di Python, yaitu:
  • Identifier diawali dengan sebuah huruf A sampai dengan Z atau huruf a sampai dengan z atau juga diawali dengan huruf underscore (_), kemudian diikuti dengan beberapa huruf atau underscore atau bilangan (dari 0 sampai dengan 9).
  • Identifier tidak boleh mengandung atau menggunakan karakter @, %, dan karakter $.
  • Karena Python merupakan bahasa yang bersifat case sensitive, maka sebuah identifier dengan nama working_time tidak sama dengan workingtime

Dibawah ini adalah aturan yang digunakan dalam penggunaan identifier di Python:
  • Identifier di kelas (class) di awali dengan huruf besar (kapital), sedangkan dilainnya di awali dengan huruf kecil.
  • single underscore atau tanda garis bawah tunggal di awal identifier digunakan untuk penggunaan identifier yang bersifat private.
  • double underscore atau tanda garis bawah dobel di awal identifier digunakan untuk penggunaan identifier yang bersifat sangat private.

Contoh

Di bawah ini adalah contoh penggunaan identifier dalam sebuah program:

>>> a = 1 + 2
>>> print (a)
3
>>>

a adalah sebuah identifier pada variable yang digunakan untuk menampung hasil penjumlahan 1 dan 2.

Reserved Word


Reserved Word atau kata cadangan adalah salah satu istilah bahasa pemrograman yang menunjukkan beberapa kata yang tidak boleh Anda gunakan sebagai identifier/

Di bawah ini adalah macam-macam reserved word yang terdapat di dalam bahasa Python:

AndAssertBreakClassContinue
defdelelifelseexcept
finallyforfromglobalif
importinislambdaNot
orpassprintraisereturn
trywhilewithyield


Komentar


Komentar atau comment adalah salah satu kode bahasa pemrograman yang tidak akan di eksekusi atau dijalankan oleh program.

Komentar biasanya digunakan untuk memberikan dokumentasi tentang program, sehingga program lebih mudah di rawat (maintain) dan mudah untuk digunakan oleh programmer lainnya.

Komentar di Python diawali dengan menggunakan huruf atau pagar (#). Di bawah ini adalah contoh penggunaan komentar di Python.

>>> # ini adalah sebuah komentar
>>> # komentar tidak akan dieksekusi oleh program
>>> print ("Belajar Python")
Belajar Python
>>> # Mencetak tulisan Belajar Python di layar komputer
>>> print (456)
456
>>> # Mencetak angka 456 di layar komputer


Sekian tutorial singkat tentang Pengenalan Sintak Dasar Di Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Bahasa Python.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya

Langkah-Langkah Membuat Program Di Python

Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang Langkah-Langkah Membuat Program Di Python Pertama Kali. Pada contoh program ini, kita akan mencoba untuk menampilkan tulisan "Selamat datang di Pemrograman Python".

Membuat Program Sederhana Di Python


Ada 2 macam cara untuk membuat program di Python, yaitu:
  • Menggunakan Interactive Shell

    Anda dapat membuat program Python dengan menggunakan Interactive Shell bawaan Python yaitu Python 3.xx Shell. Sebagai contoh pada tutorial kali ini, saya menggunakan Python 3.4.3 Shell.

    Membuat Program Python
    Interacive Shell di Python

  • Menggunakan Text Editor

    Selain menggunakan Interactive Shell, Anda juga dapat membuat program Python dengan menggunakan text editor kesayangan Anda seperti Notepad, Notepad++, GEdit, KEdit, dan lain sebagainya.

    Membuat Program Python
    Notepad++ Text Editor


    Caranya Anda ketikkan program Python pada text editor tersebut, kemudian simpan program dengan menggunakan ekstension .py

Menggunakan Interactive Shell


Di bawah ini adalah langkah-langkah membuat program Python menggunakan Interactive Shell:
  • Pada Start menu, ketik "python" kemudian Pilih "IDLE (Python 3.4 GUI)"

  • Membuat Program Sederhana Di Python
  • Maka akan keluar jendela Python 3.4.3 Shell seperti gambar berikut

    Membuat Program Sederhana Di Python


  • Pada Python 3.4.5 Shell, ketikkan perintah print("Selamat datang di Pemrograman Python") kemudian tekan Enter.

    Membuat Program Sederhana Di Python

    perintah print() digunakan untuk menampilkan atau mencetak tulisan di layar.

Menggunakan Text Editor


Di bawah ini adalah langkah-langkah membuat program Python menggunakan Text Editor.
  • Buka text editor kesayangan Anda. Pada contoh kali ini, saya menggunakan Notepad++
  • Ketikkan print ("Selamat datang di pemrograman Python!") pada text editor.

    Membuat Program Sederhana Di Python


  • Simpan dan beri nama file dengan ekstensi .py pada folder yang telah Anda siapkan, misalkan di folder "D:\python\selamatdatang.py".

  • Pada jendela Python Shell, klik menu File > Open. Kemudian pilih file selamatdatang.py pada folder D:\python.

    Membuat Program Sederhana Di Python

  • Kemudian jalankan program dengan mengklik menu Run > Run Module atau dengan menekan tombol F5.

    Membuat Program Sederhana Di Python

  • Apabila tidak ada error, maka akan keluar tulisan "Selamat datang di pemrograman Python" pada jendela Python Shell.

    Membuat Program Sederhana Di Python

Sekian tutorial singkat tentang Langkah-Langkah Membuat Program Di Python. Semoga bermanfaat & Happy Learning Bahasa Python.

Salam,

Nursalim
Baca selengkapnya